Sebelumnya
Kebijakan ini mendapat dukungan dari DPR. Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengatakan, pemberlakuan PPKM Darurat jelas akan membuat ekonomi masyarakat semakin sulit. Namun, hal itu harus dilakukan untuk menekan penyebaran Corona yang semakin menggila.
“Namanya darurat, pengetatan aktivitas, pengetatan apa pun pasti dan ujungnya dampaknya ke ekonomi. Tapi, itu adalah pilihan sulit yang harus dipilih, pilihan terbaik dari semua yang jelek. Saya kira kita harus support,” kata politisi PDIP ini, kepada wartawan, kemarin.
Baca juga : Megan Davison, Lampiaskan Kangen
Setelah kebijakan PPKM Darurat dipilih, sambung Rahmad, pemerintah harus memberikan bantuan ekonomi atau keringanan lain bagi masyarakat. Misalnya, keringanan pajak ataupun bansos.
“Ketika pengetatan ekonomi, rakyat belum bisa bekerja pada saat sesuai jamnya, saya kira bansos bisa menjadi salah satu solusi jangka pendek,” pungkasnya.
Baca juga : Beritakan Kesembuhan Bukan Keterpaparan
Kabar bakal adanya bansos lagi disambut hangat warganet. “Asik duit lagi,” tulis @Elsianaaa.
Akun @Kangmas24765964 berharap, penyaluran bansos tepat sasaran. “Karena yang kemarin banyak yang salah sasaran,” ungkapnya.
Baca juga : Pamer Gaun Pengantin
Ada juga warganet yang mewanti-wanti, agar bansos tidak dikorupsi, seperti kasus mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara. Akun @koassgigi misalnya. Dia minta jangan ada lagi potongan Rp 10 ribu tiap paket bansos. “Ada potongan Rp 10 ribu enggak?” tanyanya. [QAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.