BREAKING NEWS
 

Cegah Penumpukan Pasien, Pangdam Udayana Bikin Tempat Isoman Khusus OTG

Reporter : DANU ARIFIANTO
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 12 Juli 2021 04:29 WIB
Panglima Kodam Udayana Mayjen Maruli Simanjuntak dan Presiden Jokowi. (Foto: Humas Kodam IX/Udayana)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kodam IX/Udayana bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali terus bekerja ekstra keras dalam menangani penyebaran Covid-19, seiring makin tingginya angka masyarakat yang terinfeksi.

Salah satunya dengan membuat tempat isolasi mandiri (isoman) khusus Orang Tanpa Gejala (OTG) di tingkat desa dan kelurahan.

Panglima Kodam Udayana, Mayjen Maruli Simanjuntak mengatakan, pembuatan tempat isoman bagi OTG ini dimaksudkan agar pasien Covid-19 bisa lebih cepat ditangani, dan tak ada lagi penumpukan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kebijakan ini diambil berdasar hasil pertemuan dalam rapat Forkopimda bersama Kapolda dan Gubernur Bali beberapa waktu lalu.

"Dalam pelaksanaannya anggota kami siap membantu menyiapkan lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri," kata Mayjen Maruli Simanjuntak, dalam keterangan resminya, Minggu (11/7).

Baca juga : Gubernur Jambi Permak Eks RS Pertamina Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Dia menjelaskan, kebijakan membuat tempatiIsoman OTG di tingkat desa atau kelurahan ini diambil setelah pihaknya melihat masyarakat yang antri untuk mendapatkan tempat isolasi mandiri.

Padahal bila bisa ditangani di tingkat paling bawah, tak ada lagi penumpukan pasien OTG dan penanganan bisa fokus terhadap pasien yang memang bergejala.

"Dengan begini juga penanganan cepat bisa dilakukan. Pastinya penumpukan juga tak akan terjadi karena setiap desa sudah memiliki tempat isolasi sendiri-sendiri," tuturnya.

Selain dapat menangani masyarakat dengan cepat, kata Maruli, dengan adanya tempat isolasi mandiri di tingkat desa atau kelurahan itu juga membuat pemerintah pusat bisa fokus menangani masalah ini.

Adsense

Karena nantinya tingkat kota akan menangani masalah OTG, dan tingkat provinsi bisa menangani mereka yang bergejala.

Baca juga : Cegah Kerumunan, Ganjar Dorong Tempat Vaksinasi Diperbanyak

"Karena selama ini yang terjadi semua pasien OTG maupun yang bergejala ditangani pemerintah pusat, ya akibatnya terjadi penumpukan dan banyak yang tak tertangani," imbuh Maruli.

Penanganan isolasi mandiri di tingkat desa itu, sambung Maruli, dinilai sebagai upaya penanganan Covid-19 secara cepat. Terlebih, selama ini semua unsur di tingkat kota sudah bersiap bila pasien OTG hanya ditangani di unsur paling bawah.

"Kami sendiri dari Kodam Udayana, kepolisian dan Pemda sudah menyiapkan semuanya untuk membangun dan menyiapkan lokasi yang akan dijadikan tempat isolasi mandiri," tegasnya.

Dengan penanganan yang dilakukan di tingkat desa atau kelurahan itu, kata mantan Komandan Paspampres ini, nantinya anggaran yang dikeluarkan juga akan tepat sasaran. Anggaran daerah yang selama ini ada bisa disiapkan untuk penanganan Covid-19 di tingkat desa.

"Nanti kesehatan dipantau dari puskesmas, dinas sosial bantu untuk makan mereka, dan unsur lainnya akan terlibat dalam penanganan Covid-19 yang hingga kini masih dilanda," tandas Maruli.

Baca juga : Waspada Gejala Perburukan, Pasien Covid Isoman Kudu Rutin Cek 5 Kondisi Ini

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo meminta kepada seluruh jajaran TNI dan Polri untuk terus aktif mendukung penuh kebijakan penanganan pandemi Covid-19.

"Pertama, saya perintahkan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri untuk terus aktif mendisiplinkan protokol kesehatan, mendisiplinkan 3M, dan aktif mendukung 3T," ujar Presiden Jokowi.

Presiden juga menginstruksikan agar TNI dan Polri mendukung, sekaligus mengupayakan agar penerapan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro dapat berjalan dengan baik. 

Terlebih, unit Babinsa yang dimiliki TNI dan Bhabinkamtibmas yang ada di Polri merupakan unit yang berada di tingkat desa, sehingga kehadirannya amat diharapkan untuk menyukseskan kebijakan tersebut.

"Kita harapkan semuanya bekerja terintegrasi. Kita harapkan rantai penularan Covid-19 cepat terputus dan krisis ini segera selesai," terang Presiden. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense