Sebelumnya
Kata @ipin_Toolen, daerah yang berhasil turun ke PPKM Level 3 akan mendapatkan kelonggaran aktivitas, seperti halnya tempat ibadah dan mall yang dapat diisi 50 persen kapasitas maksimal. Bahkan, dunia pendidikan mendapatkan titik cerah untuk dapat sekolah tatap muka.
“Tetap prokes agar pandemi segera berlalu,” tandasnya.
Baca juga : Kalau Sudah Divaksin, Presiden Izinkan Pelajar Belajar Tatap Muka Di Sekolah
Akun @martabaya menilai, sekolah melalui daring tidak efektif. Tak ada pilihan lain kecuali membuka sekolah tatap muka langsung. “Minimal protokol 3M,” tandasnya.
“Sekolah online, terkadang penjelasan guru tidak dipahami oleh para murid. Solusinya ya langsung sekolah tatap muka,” sambung @cocolatenextar.
Baca juga : Liga 1, Macan Kemayoran Mulai Godok Materi Taktik
Namun tidak semua setuju PTM dibuka di PPKM Level 1-3. Menurut @FirzaHusainID, beberapa pihak terburu-buru membuka PTM di tengah tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) turun. Dia khawatir Covid-19 akan melonjak lagi seperti usai libur Idul Fitri.
“Jangan buka sekolah sebelum 100 persen murid, guru, perangkat-perangkat yang lain divaksin lengkap dan cakupan vaksin 80 persen,” usulnya.
Baca juga : Bamsoet Pastikan Presiden Hadir dalam Sidang Tahunan MPR
Akun @OmDickyajah setuju tidak buru-buru buka sekolah tatap muka. Dia mengingatkan, penurunan kasus positif Covid-19 jangan dianggap aman. Masyarakat kudu makin waspada. “Apalagi, pendidikan masih bisa online kok. Keselamatan nomor satu,” tambahnya.
“Setuju, tolok ukur sekolah tatap muka yaitu, guru dan murid 100 persen vaksinated dan full prokes,” timpal @soter_66. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.