Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bicara Pandemi Dan Kepemimpinan
Anies: Kalau Salah Jalan, Bisa Celaka
Minggu, 8 Agustus 2021 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, pandemi Covid-19 telah menempatkan Indonesia di persimpangan jalan. Butuh kepemimpinan yang tepat dan cepat dalam mengambil kebijakan. Salah ambil jalan, bisa celaka.
Pernyataan tersebut disampaikan Anies saat menjadi narasumber peluncuran buku berjudul “Negara Bangsa di Simpang Jalan”, karya Budiman Tanuredjo, yang digelar virtual, kemarin. Buku yang ditulis wartawan senior Kompas itu, merupakan kumpulan kolom politik dan hukum Budiman di harian Kompas.
Baca juga : Syarief Hasan: Pandemi Bikin Pengangguran Dan Kemiskinan Meningkat
Selain Anies, ada sejumlah narasumber lain yang ikut memberikan pengantar. Mereka adalah Guru Besar UIN Jakarta Prof Azyumardi Azra, Jurnalis Najwa Shihab, Menko Polhukam Mahfud MD dan Jubir Presiden Fadjroel Rachman.
Anies mengawali bicaranya dengan mengapresiasi buku yang ditulis Budiman. Kata dia, buku yang berisi catatan persoalan bangsa itu semacam early warning system dalam kehidupan berbangsa. Semacam tester soal kesehatan dan kewarasan bangsa.
Baca juga : Pasca Pandemi Diharapkan Desa Wisata Kembali Bangkit
Anies bilang, satu kekuatan tulisan kolom Budiman adalah jujur dan objektif dalam menyampaikan persoalan. Seperti cek kesehatan. Tak ada gunanya rutin cek kesehatan kalau tak jujur.
Eks Mendikbud ini menegaskan, selama ini DKI Jakarta selalu mengedapankan kejujuran dalam menyampaikan data Corona. Tidak dilebihkan, juga tidak dikurangi. Menurut dia, kejujuran adalah kunci penanganan pandemi.
Baca juga : Antibodi Vaksin Sinovac Anjlok Setelah 6 Bulan, Haruskah Panik?
“Transparansi jadi kunci Kebijakan tak mungkin bisa dibuat dengan data yang tidak transparan,” ucap Anies.
Dari sana, eks Rektor Universitas Paramadina ini lantas bicara soal persimpangan jalan dan kepemimpinan. Kata dia, sejarah mencatat, Indonesia sudah berulang kali berada di persimpangan jalan. Kadang mengambil belokan yang benar, kadang ambil belokan yang salah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya