BREAKING NEWS
 

Komunikasi Pemerintahan Pengaruhi Disiplin Prokes Melawan Covid-19

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 15 September 2021 17:17 WIB
Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja sama Kementerian Hukum dan HAM (kemenkumham) Heni Susila Wardoyo. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Karena itu, efektivitas komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19 perlu dilakukan tindakan langsung.

Yakni, dengan mengatur arus informasi, memanfaatkan umpan balik, penghayatan, pengulangan, mendorong saling mempercayai, penetapan waktu secara efektif, menyederhanakan bahasa, dan mendengarkan secara efektif aspirasi masyarakat.

Baca juga : Ketua Satgas Imbau Vaksinasi Harus Sejalan Dengan Prokes Ketat

Sehingga, masyarakat benar-benar tergerak untuk bersama mematuhi segala kebijakan dan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

"Pendekatan teori komunikasi dalam situasi krisis (Situational Crisis Communication Theory) dalam penanganan pandemi Covid-19 melalui strategi rebuilding posture adalah strategi yang tepat sebagai upaya memulihkan kepercayaan publik kepada Pemerintah," bebernya.

Baca juga : Wapres Sebut Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi Di Era Covid-19

Ada beberapa cara. Pertama, kecepatan dalam menyampaikan pesan-pesan atau informasi kepada masyarakat terkait penanganan pandemi Covid-19.

Kedua, konsistensi dalam setiap informasi atau pesan yang disampaikan kepada masyarakat. Berikutnya Ketiga, prinsip keterbukaan publik. Dan keempat, perlunya memperkuat transmisi pesan komunikasi kepada publik.  [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense