RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Putu Rudana Supadma meminta Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh kepada Kontingen Garuda Indonesia Battalion (Indobatt) di Lebanon. Dia juga mendorong agar Jokowi dan Prabowo mengunjungi para prajurit Kontingen Garuda Indobatt di Lebanon.
"Kunjungan dari Presiden sangat penting untuk memberikan dukungan penuh kepada Kontingen Garuda Indobatt kita di bawah UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon/Pasukan Sementara PBB di Lebanon), tentu bersama Menhan," kata Putu, melalui keterangannya, Senin (15/5).
Putu saat ini dengan berada di Lebanon. Dia datang selaku Ketua Delegasi bersama Ketua BKSAP DPR Fadli Zon, para Wakil Ketua BKSAP DPR serta para Anggota BKSAP lintas komisi dan fraksi. Rombongan melakukan pertemuan dengan Prajurit Pasukan Garuda Indobatt di Lebanon.
Baca juga : Punya Warna Baru, Honda Rebel Dibanderol Rp 201 Jutaan
Menurut dia, Kontingen Garuda Indobatt menjadi garda terdepan dalam menjaga dan menjalankan misi perdamaian di bawah UNIFIL. Sehingga, Kontingen Garuda Indobatt perlu didukung secara penuh oleh pemerintah maupun parlemen.
"Kedatangan kami ingin mengapresiasi secara langsung seluruh Kontingen Garuda Indobatt, yang bergabung menjadi bagian dari UNIFIL. Kontingen Garuda perlu didukung penuh dalam peningkatan alutsista, perlengkapan, dan berbagai kebutuhan, khususnya kendaraan juga peremajaan genset," jelas dia.
Putu menjelaskan, BKSAP DPR melakukan kunjungan ke Parlemen Lebanon untuk menyampaikan support bagi penyelesaian berbagai persoalan dalam negeri Lebanon, serta mendiskusikan berbagai potensi kerja sama yang bisa dilakukan. "Secara garis besar, kedatangan kami untuk memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Lebanon yang sudah berjalan sekitar 70 tahun," ujar legislator asal Bali ini.
Baca juga : KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan RI Pada Triwulan I Terjaga
"DPR terus meningkatkan perannya untuk berkontribusi pada perdamaian dunia, termasuk di wilayah Timur Tengah. Karena peran diplomasi parlemen sangat penting untuk menjembatani berbagai kepentingan nasional, sesuai amanat Undang-Undang MD3 (MPR, DPR, DPD, dan DPRD) Nomor 17 tahun 2014 sebagai wujud implementasi UUD 1945," ucapnya.
Putu menegaskan, Kontingen Garuda Indobatt ini sebagai representasi bangsa Indonesia dalam menjalankan cita-cita konstitusi. Sehingga peran pasukan Garuda Indobatt luar biasa besar bagi peningkatan peran Indonesia di tingkat global. "Semoga terus memberikan kontribusi bagi penciptaan perdamaian di Lebanon semakin kuat, mengedepankan negosiasi, serta menghentikan permusuhan yang tentu sejalan dengan politik luar negeri RI," katanya.
Baca juga : Lestari: Anugerah Desa Wisata Indonesia Dorong Kebangkitan Pariwisata Nasional
Selain itu, kata Putu, Kontingen Garuda Indobatt dapat menjadi bridge-builder bagi penyelesaian konflik, terutama antara Lebanon dan Israel. Serta, terus menjadi subjek diplomasi Indonesia yang menjalankan peran gandanya melalui diplomasi militer, diplomasi budaya, dan diplomasi kemanusiaan.
"Indonesia dan Lebanon merupakan negara sahabat yang secara sama-sama berjuang untuk menciptakan perdamaian, keamanan, demokrasi, dan pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM). Ketika cinta, pengabdian, kemuliaan, ketulusan memanggilmu, ikuti walau jalannya berliku. Apabila lembut kepak sayapnya menerbangkanmu, pasrahlah, berserahlah untuk pengabdian demi bangsa, negara, kemanusiaan, peradaban dan perdamaian dunia," pungkasnya.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.