BREAKING NEWS
 

Video Marah-marahin Anak Buah Yaqut Viral

Pansus Haji Galak-galak

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Kamis, 5 September 2024 08:30 WIB
Pansus Haji DPR RI saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (4/9/2024). (Foto: Tribunnews.com/rizki sandi saputra)

 Sebelumnya 
Pansus Sidak Ke Kantor Kemenag

Selain menggelar rapat di DPR, Pansus juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Subdit Sistem Kom­puterisasi Haji Terpadu (Sis­kohat) Kemenag. Sidak yang dipimpin Marwan ini melon­tarkan beragam pertanyaan soal temuan Pansus Haji DPR RI terkait penyelenggaraan Haji 2024.

Anggota Pansus Saleh Par­taonan Daulay mengatakan, dalam temuan pihaknya ter­dapat banyak jemaah haji khusus yang bisa berangkat tidak sesuai dengan waktu saat pendaftaran. Saleh menyebut, banyak jemaah haji khusus yang bisa berangkat lebih da­hulu dan tanpa menunggu lama dari pendaftaran.

Baca juga : 2025, Pendapatan Negara Ditargetkan 3.000 T, Mari Kita Aminkan

Semisal, jemaah tersebut mendaftarkan diri pada tahun 2022 dan berangkat pada 2030. Namun, ternyata dalam temuan Pansus, jemaah yang bersang­kutan sudah bisa berangkat di 2024.

“Ini untuk keberangkatan saja sudah kasus, banyak je­maah yang berubah (urutan­nya),” kata Saleh saat me­nyambangi Kantor Siskohat, Kemenag, Rabu (4/9/2024).

Terkait dengan hal tersebut, Saleh menduga adanya per­mainan yang sudah terstruk­tur di Kemenag. Ia menilai ada pihak yang mengintervensi jajaran di Kemenag yang mengurusi soal haji dan umrah.

Baca juga : Dapat Ucapan Selamat Dari Paus, Prabowo Berbinar-binar

Sebab, perubahan nomor urut itu terjadi untuk pihak tertentu. “Siapa tahu ada yang membayar orang yang bisa intervensi tadi siapa bisa di­percepat, siapa tahu gara-gara itu lah semua sistem urutan tadi itu bisa berubah, dan ini di haji plus, haji reguler lebih banyak lagi nih jemaahnya, ada tidak kasus-kasus yang reguler di intervensi itu, ada kan sudah terbukti juga?” ujar Saleh.

Terkait dengan adanya pe­rubahan urutan jamaah haji khusus ini, Kepala Subdit Sis­kohat Kemenag, Hasan Afandi menjelaskan terkait dengan adanya mekanisme pem­bayaran yang mempengaruhi berubahnya nomor urut itu.

Sejatinya ada beberapa je­maah yang bisa berangkat lebih awal dari waktu pendaftaran karena yang ber­sangkutan sudah membayar pelunasan. “Jadi bagi jemaah yang sudah melakukan pelu­nasan ini, akan ada penerapan dimajukan (berangkatnya),” kata Hasan.

Baca juga : Menko Airlangga Dorong Kolaborasi Garap Peluang Ekonomi Di Tanah Air

Hanya saja kondisi tersebut yang menurut Pansus Haji DPR RI tidak adil. Pasalnya, ada juga beberapa orang yang diterima oleh Pansus Haji bah­kan berangkat di tahun yang sama saat pendaftaran.

Saleh menyatakan, ada pi­hak yang bermain di dalam praktik tersebut, dan akan diteliti secara detail oleh Pan­sus Haji. “Jadi ada peluang dari Pansus ini meneliti modusnya seperti apa sehingga ada pe­rubahan perubahan dan itu kan jumlahnya besar 3.503 tadi disebutkan, sebetulnya pansus ini banyak menemukan hal,” pungkasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 5 September 2024 dengan judul Video Marah-marahin Anak Buah Yaqut Viral, Pansus Haji Galak-galak

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense