Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Siap Layani Pasien Terpapar Mpox
Nakes Jakarta Terlatih Tangani Cacar Monyet
Kamis, 5 September 2024 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan siap melayani pasien terpapar Cacar Monyet atau Monkeypox (Mpox). Selain fasilitas kesehatan (faskes) memadai, tenaga kesehatan (nakes) terlatih mengenali penyakit tersebut.
Dinkes memastikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) melayani pasien terpapar Mpox.
Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati menegaskan, sudah menginstruksikan jajarannya di tingkat kecamatan untuk menanggulangi penyakit tersebut.
“Para tenaga kesehatan sangat terlatih mengenali gejalanya sejak dini,” kata Ani di Balaikota DKI Jakarta, Senin (2/9/2024).
Baca juga : Arab Saudi Vs Indonesia, Nunggu Cakar Tajam Garuda
Selain Puskesmas, lanjut dia, RSUD siap menampung jika pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, baik memberikan perawatan maupun isolasi. Dijelaskan Ani, jika kondisinya tidak parah, pasien bisa isolasi mandiri (isoman).
“Tapi kalau pasien mau isolasi di RSUD, kami siap,” ujarnya.
Ani mengungkapkan, sejak awal 2024, baru ada 11 pasien positif cacar monyet. Dari 11 pasien tersebut, 2 di antaranya merupakan warga luar Jakarta.
“Dari Februari sampai sekarang belum ada yang positif. Memang ada beberapa suspek yang masuk ke rumah sakit. Setelah diisolasi dan cek, akhirnya dipastikan bukan Mpox,” imbuhnya.
Baca juga : Tiafoe Pulangkan Dimitrov
Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur (Jaktim) menemukan tiga pasien positif Cacar Monyet.
“3 kasus terkonfirmasi positif dari 10 kasus yang dicurigai,” kata Kepala Sudinkes Jakarta Timur Herwin Meifendy, Senin (2/9/2024).
Namun dari tiga pasien itu, dua berdomisili di Jaktim dan satu pasien di luar Jaktim. Untuk mencegah penularan, ketiga pasien itu diisolasi di rumah sakit.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta Dinkes mewaspadai penularan Cacar Monyet. Dia mendesak Dinkes gercep (gerak cepat) melakukan deteksi dini.
Baca juga : Menteri Ukraina Mundur Massal
Kent, sapaan Kenneth, khawatir kasus Cacar Monyet meningkat. Meski tidak bertransmisi melalui udara dalam waktu singkat, virus penyakit ini bisa menyebar dari kontak langsung dengan pasien. Bahkan melalui droplet pernapasan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya