BREAKING NEWS
 

Sritex Pailit, Sultan Dorong Pemerintah Terapkan Kebijakan Proteksionis

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Rabu, 30 Oktober 2024 13:17 WIB
Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin bersama Presiden Prabowo Subianto. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin menyikapi isu pailitnya perusahaan tekstil legendaris PT Sritex.

Mantan ketua HIPMI Bengkulu itu mengatakan Sritex memiliki reputasi yang baik dalam kontribusinya membangun ekonomi nasional selama puluhan tahun.

Baca juga : Inisiasi Pemeran Audio, Krista Exhibitions Dorong Pengembangan Kreativitas Sektor Seni

"Kami ikut memantau perkembangan isu pailitnya Sritex. Tentunya kami sangat prihatin dan mendorong pemerintah untuk menyelamatkan kondisi keuangan Sritex saat ini," ujar Sultan melalui keterangan resminya, Rabu (30/10/2024).

Adsense

Menurutnya, Sritex hanya salah satu dari puluhan perusahaan tekstil lainnya yang mengalami hal serupa. Harus kita akui bahwa kita sedang mengalami penurunan indeks manufaktur atau deindustrialisasi.

Baca juga : Menteri Raja Juli Antoni: Perhutanan Sosial Dorong Kesejahteraan Rakyat

"Kita memiliki pekerjaan rumah yang cukup serius untuk menaikkan IPM ke posisi di atas angka 50. Maka dibutuhkan pendekatan kebijakan pemerintah yang lebih proteksionis dan inovatif khususnya dalam sektor tekstil dan pangan," tegas Senator asal Bengkulu itu.

Di era pasar bebas, kata Sultan, tanpa kebijakan dagang yang proteksionis, maka trend penurunan IPM akan semakin mendalam. Selain juga dibutuhkan inovasi bisnis yang lebih kompetitif.

Baca juga : Banteng Minta Pemerintah Kendalikan Deflasi

"Oleh karena itu, kita perlu mengevaluasi beberapa kebijakan yang merugikan UMKM lokal. Proteksionisme dagang yang terukur akan memberikan dampak pertumbuhan yang positif bagi industri di dalam negeri" tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense