RM.id Rakyat Merdeka - DPD mengajak Filipina terus memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia. Khususnya dalam hal pengembangan demokrasi dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara dan dunia.
Hal itu dilontarkan Wakil Ketua DPD Tamsil Linrung saat menyambut Delegasi Otoritas Transisi Bangsamoro, Daerah Otonomi Muslim Mindanao Filipina, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2024).
Kehadiran Delegasi Otoritas Transisi Bangsamoro ini akan menjadi peluang baru untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Filipina.
“Pertemuan ini menjadi momen yang tepat untuk berbagi pandangan mengenai sejarah legislatif Indonesia, sejak awal kemerdekaan hingga kini,” ucap Senator asal Sulawesi Selatan ini.
Baca juga : Hore, KJP Dan KJMU Tahap II Cair Besok
Sebagai bagian dari lembaga legislatif di Indonesia, lanjutnya, DPD mengemban tugas penting dalam memperjuangkan kepentingan daerah dalam bingkai persatuan nasional.
DPD juga berperan sebagai kekuatan penyeimbang di Parlemen untuk melahirkan rumusan legislatif yang kuat dan berorientasi pada kepentingan daerah serta kesejahteraan rakyat.
Sebagai perwakilan daerah, DPD memberikan masukan terhadap rancangan undang-undang yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, dan lainnya. DPD berperan strategis memastikan napas legislasi tidak hanya memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga merefleksikan denyut aspirasi masyarakat di daerah.
“Sebagai kekuatan penyeimbang, DPD memperjuangkan prinsip keadilan, pemerataan pembangunan, dan pemberdayaan daerah guna memperkokoh NKRI,” katanya.
Baca juga : Momen Kebangkitan Spurs
Keberadaan DPD, lanjutnya, sangat penting sebagai mitra strategis DPR dan Pemerintah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif, efektif dan responsif terhadap tantangan zaman. DPD tidak hanya menjadi representasi daerah, juga menjadi garda terdepan menjaga harmoni antara kepentingan pusat dan daerah.
Dalam peran pengawasan, DPD memastikan implementasi undang-undang yang terkait dengan kepentingan daerah dan menyampaikan hasilnya kepada DPR. Fungsi representasi daerah memungkinkan DPD menyalurkan aspirasi masyarakat ke tingkat nasional, serta menjadi penghubung antara pemerintah pusat dan daerah.
Meski kewenangannya terbatas, DPD memainkan peran strategis dalam menjaga integrasi nasional, identitas nasional, kearifan lokal dan memastikan pemerataan pembangunan dan keadilan di seluruh Indonesia.
DPD, lanjutnya, terdiri dari anggota yang mewakili setiap provinsi di Indonesia, dengan masing-masing provinsi diwakili oleh empat orang anggota yang dipilih melalui pemilu.
Baca juga : Megatron-Bukilic Gacor
Anggota DPD berperan penting dalam menyampaikan aspirasi daerah serta berpartisipasi dalam pembuatan undang-undang, memberikan pertimbangan anggaran, dan pengawasan pelaksanaannya.
“Kami siap berbagi praktik terbaik kami dalam pengelolaan ini. Termasuk, bagaimana teknologi, implementasi digitalisasi dan inovasi mendukung peningkatan efisiensi kerja DPD,” tuturnya.
Dia yakin, dialog dengan delegasi ini akan mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Filipina. Selain itu, semangat berbagi pengalaman dan belajar bersama ini merupakan fondasi penting bagi penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Saya mengajak semua terus menjaga semangat kolaborasi ini demi kemajuan bersama. Semoga diskusi hari ini membawa manfaat nyata dan menjadi awal dari kemitraan strategis yang lebih erat di masa depan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.