BREAKING NEWS
 

Pidato Pembukaan Masa Sidang DPR

Puan: Atasi Wabah PMK Dan PHK Di Industri Manufaktur

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Rabu, 22 Januari 2025 07:10 WIB
Ketua DPR Puan Maharani (kanan) berbincang dengan Wakil Ketua DPR Adies Kadir saat memimpin Rapat Paripurna DPR Ke-10 pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Foto: TEDY KROEN/RAKYAT MERDEKA/RM.id

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan meminta Pemerintah merespons cepat masalah yang dihadapi rakyat. Dengan begitu, rakyat benar-benar merasakan kehadiran negara.

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, masalah yang dihadapi rakyat saat ini seperti merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), stabilitas harga dan pasokan pangan, hingga meningkatnya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di industri manufaktur.

Pemerintah telah dibekali dengan regulasi, Aparatur Sipil Negara (ASN) serta anggaran dan program kementerian/lembaga untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca juga : Erick Minta BTN Blacklist Developer & Notaris Nakal

“Menjadi fungsi pengawasan DPR memastikan kinerja regulasi aparatur sipil negara, kelembagaan, program serta pengelolaan anggaran harus dapat berjalan efektif, tepat sasaran dan tepat manfaat dalam menangani urusan rakyat,” tegas Puan dalam pidato pembukaan masa sidang DPR di Jakarta, Senin (21/1/2025).

Puan menegaskan, berbagai permasalahan yang akhir-akhir ini menjadi perhatian rakyat, perlu segera ditindaklanjuti oleh Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Permasalahan rakyat tersebut, yakni pelaksanaan program makan bergizi gratis, penegakan kode etik dan hukum pada lembaga yang membidangi ketertiban dan keamanan. Lalu, perizinan, penggunaan dan pengawasan senjata api oleh aparat.

Berikutnya, penanganan berbagai permasalahan bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah daerah. Stabilitas harga komoditas dan pasokan pangan, serta rencana penghentian impor beberapa komoditas pangan.

Baca juga : Pemerintah Target Terangi 6.700 Dusun

Selanjutnya, kata Puan, penanganan wabah PMK yang menyerang hewan ternak di berbagai wilayah. Penyelesaian seleksi pegawai honorer menjadi pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Konflik pertanahan dan tata ruang, serta penyediaan lahan untuk berbagai program Pemerintah.

“Juga penanganan kasus kekerasan seksual, termasuk kekerasan seksual terhadap anak. Rencana pelaksanaan ujian nasional tahun 2026. Upaya mewujudkan swasembada energi. Meningkatnya pemutusan hubungan kerja di sektor manufaktur. Terakhir, bergabungnya Indonesia menjadi anggota tetap Bricks.

Dia juga mengatakan, masa persidangan ini akan bersamaan dengan pelaksanaan tahun pertama program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Lazimnya, pemerintahan baru akan menjalankan berbagai program yang menjadi inisiatif baru dan penguatan-penguatan dari keberlanjutan berbagai program Pemerintahan sebelumnya.

Baca juga : Cafe Dan Restoran Serobot Trotoar Jadi Tempat Parkir

“Rakyat selalu memiliki harapan baru dari setiap pergantian pemerintahan. Begitu juga harapan rakyat kepada DPR periode yang baru. Rakyat menitipkan kedaulatannya agar dapat dilaksanakan untuk mensejahterakan hidup rakyat,” ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense