Dark/Light Mode

Cederai Hak Pejalan Kaki

Cafe Dan Restoran Serobot Trotoar Jadi Tempat Parkir

Rabu, 22 Januari 2025 06:50 WIB
Penertiban parkir liar di trotoar Jalan Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Dok. Pemkot Jaksel)
Penertiban parkir liar di trotoar Jalan Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: Dok. Pemkot Jaksel)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat protes banyak cafe dan restoran di Jakarta menyerobot trotoar menjadi tempat parkir pengunjung. Pelanggaran itu diharapkan ditindak tegas karena mencederai hak pejalan kaki.

Pemerintah Provinsi (Pem­prov) DKI Jakarta gencar mere­vitalisasi trotoar agar nyaman diakses pejalan kaki. Sayangnya, fasilitas ini kini banyak disero­bot kendaraan bermotor. Selain itu, digunakan pemilik cafe dan restoran menjadi tempat parkir.

Potret itu salah satunya terjadi di Jalan Kebon Sirih, Gambir Jakarta Pusat (Jakpus). Tidak jauh dari kantor Gubernur DKI Jakarta dan Kantor Pusat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sepanjang hari di lokasi tersebut, trotoar dijadikan tempat parkir.

Begitu juga di Jalan Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel). Dalam video yang diunggah akun Insta­gram Koalisi Pejalan Kaki (Kope­ka), tampak trotoar di sepanjang Jalan Wolter Monginsidi berubah menjadi lahan parkir, lengkap dengan petugas keamanan.

Baca juga : PSG Vs Manchester City, Mesin Gol City Mulai Dipanaskan

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Wibi Andrino mengkritik kondisi tersebut.

Wibi menegaskan, trotoar merupakan hak pejalan kaki. Karena itu, tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan segelintir pihak, seperti menjadikan trotoar sebagai lahan parkir kendaraaan.

Fasilitas publik yang dibangun dengan anggaran negara tidak boleh dimanfaatkan untuk ke­pentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Perubahan fungsi trotoar jadi parkir kendaraan, lanjut dia, mencerminkan komitmen rendah terhadap keadilan ruang publik.

Baca juga : Badosa Pulangkan Gauff

Ketua Partai Nasional De­mokrat (NasDem) DKI Jakarta ini meminta Pemprov DKI me­nindak tegas penyalahgunaan trotoar. Selain itu, mendorong evaluasi menyeluruh agar kejadi­an serupa tidak terus berulang.

Apalagi, sambung dia, trotoar merupakan simbol kota yang ra­mah dan adil bagi seluruh warga.

“Tidak boleh ada kompromi bagi pelanggaran yang mencederai hak publik,” tegas Wibi.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Ja­karta, Teguh Setyabudi mengaku, pihaknya telah menindaklanjuti pengaduan warga yang disampai­kan melalui media sosial maupun media massa terkait parkir liar mobil di atas trotoar sepanjang Jalan Wolter Monginsidi.

Baca juga : Cuekin Reputasi Buruk Jefri Nichol

“Sejak kemarin saya sudah perintahkan wali kota dan ja­jaran wilayah serta organisasi perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP un­tuk mengambil tindakan tegas,” kata Teguh, Senin (20/1/2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.