RM.id Rakyat Merdeka - Komisi I DPR resmi menyetujui penerimaan hibah Patrol Boat melalui skema Official Security Assistance (ASO) dari Pemerintah Jepang, untuk TNI Angkatan Laut (AL).
Persetujuan ini disampaikan dalam rapat kerja (raker) bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Gedung Senayan, Jakarta Selasa (4/2/) siang.
"Komisi I DPR menyetujui penerimaan kapal patroli hibah dari Official Security Assistance Jepang sebagaimana surat Menhan RI kepada Ketua DPR," kata Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto dalam rapat kerja.
Baca juga : Permohonan Naturalisasi 3 Pesepakbola Disetujui DPR, Timnas Makin Garang
Dalam raker tersebut, Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan, latar belakang pentingnya untuk menerima tawaran hibah kapal patroli dari Jepang tersebut.
Menurut Menhan hal ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia, terutama untuk melengkapi alutsista strategis yang diperlukan TNI sebagai pengawal kedaulatan NKRI.
Menhan Sjafrie menyampaikan, bahwa dari aspek strategis, penerimaan hibah ini akan memperkuat kemampuan TNI AL dalam menghadapi ancaman keamanan maritim, seperti penyelundupan dan perompakan. Dari aspek politis, hibah ini berpotensi mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Jepang.
Baca juga : Gerindra Jakarta: Kaji Lagi Sarapan Gratisnya
Adapun secara teknis, kapal patroli ini sesuai kebutuhan TNI AL karena dirancang untuk dapat beroperasi di perairan dangkal Indonesia. Dari aspek ekonomi, penerimaan hibah ini akan menghemat biaya pengadaan kapal sehingga dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain seperti untuk melengkapinya dengan persenjataan.
Selain itu, lanjut Menhan, inisiatif ini sejalan dengan kebijakan prioritas Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam mengembangkan kekuatan pertahanan negara melalui kebijakan Perisai Trisula Nusantara dan kerja sama internasional non-pakta pertahanan.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI, Agus Subiyanto menjelaskan, bahwa OSA adalah inisiatif kerja sama keamanan Jepang yang dibentuk sebagai respon terhadap dinamika tantangan keamanan regional dan global.
Baca juga : Bertemu Prabowo, PM Jepang Siap Dukung Makan Bergizi Gratis
Turut hadir mendampingi Menhan Sjafrie dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI yaitu Panglima TNI, para Kepala Staf dari tiga angkatan, Wamenhan, Sekjen Kemhan, Irjen Kemhan, serta pejabat Eselon I Kemhan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.