Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Khawatir Tumpang Tindah Dengan MBG
Gerindra Jakarta: Kaji Lagi Sarapan Gratisnya
Senin, 20 Januari 2025 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung diminta tidak buru-buru dalam menjalankan program sarapan gratis. Pasalnya, saat ini Pemerintah pusat sedang fokus menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jakarta, Rani Mauliani meminta Pramono mengkaji dan mengkoordinasikan terlebih dahulu program sarapan gratis dengan Pemerintah Pusat. Supaya, persiapan pelaksanaan program tersebut lebih matang.
"Karena pasti sayang kalau sekadar menepati janji kampanye nantinya berjalan tidak sesuai harapan," kata Rani, Minggu (19/1/2025).
Untuk diketahui, program sarapan pagi gratis bagi anak-anak sekolah di Jakarta merupakan janji kampanye Pramono Anung-Rano Karno. Namun, anggaran program sarapan pagi gratis secara khusus belum teralokasi dalam perencanaan tahun 2025.
Rani meminta Pramono berfokus mendukung program MBG di Jakarta. Dia mengatakan, realisasi program sarapan pagi mesti dilakukan pelan-pelan, tapi jelas.
"Kita fokus support pada program MBG agar bisa berjalan sesuai target dan harapan agar tidak tumpang-tindih juga," ujarnya.
Dia menyoroti pelaksanaan program sarapan gratis yang perlu mempertimbangkan sejumlah hal. Mulai dari sasaran atau penerima program tersebut hingga waktu pelaksanaan program tersebut dijalankan.
Baca juga : Menkes Sudah Siapin10 Ribu Puskesmas
"Apalagi, ada juga yang tidak terbiasa sarapan," ujarnya.
Sedangkan makan siang, kata dia, memang untuk anak-anak sekolah. Waktu pelaksanaan makan siang juga, sudah tepat dan sesuai karena waktu belajar mengajar setiap hari sudah jelas.
"Bisa dipahami ya," kata Wakil Ketua DPRD DKI ini.
Rani menegaskan, program apa pun dari gubernur akan didukung selama hal tersebut memang berdampak pada masyarakat luas dan sesuai kebutuhan. Hanya saja, kata dia, perlu dikoordinasikan secara matang.
"Supaya tepat dan sesuai target dan sasaran," ujarnya.
Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth memastikan program sarapan gratis yang digagas Gubernur dan Wagub Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno tidak akan tumpang tindih dengan program MGB.
"Program sarapan gratis bagi pelajar di Jakarta yang kini tengah disiapkan oleh Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno sesungguhnya sejalan dengan doa dan harapan tersebut," ujar dalam keterangannya, Minggu (19/1/2025).
Baca juga : Partai Senayan Terbelah
Kenneth menjamin, program sarapan gratis tidak akan mubazir. Bahkan, kata dia, program sarapan gratis sejalan dengan doa dan harapan Presiden Prabowo yang ingin memberi makan seluruh anak Indonesia.
"Program sarapan gratis bukan hanya sekadar janji kampanye. Tapi, sebuah langkah nyata untuk memastikan anak-anak Jakarta mendapatkan asupan gizi yang memadai, yang menjadi hak mereka untuk tumbuh dan berkembang dengan baik," tegasnya.
Politisi yang akrab disapa Bang Kent ini mengatakan, program sarapan gratis di Jakarta tidak hanya memberikan manfaat gizi bagi siswa, tetapi juga mendorong pemberdayaan UMKM setempat
Dia mengatakan, setiap sekolah akan bekerja sama dengan pelaku UMKM untuk menyediakan sarapan yang sehat dan bergizi. Menurutnya, ini adalah langkah cerdas untuk memperkuat ekonomi lokal sambil memastikan setiap anak mendapatkan nutrisi yang tepat di pagi hari sebelum memulai kegiatan belajar.
"Saya berharap, kita semua bisa melihat program ini dengan jernih dan sebagai bagian dari upaya besar kita untuk memastikan masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Kent pun mengimbau semua pihak agar bersama-sama mendukung program ini. Dia mengingatkan, program sarapan gratis jangan dimaknai sebagai bentuk persaingan politik. Kata dia, program ini harus dimaknai sebagai bagian dari kontribusi dalam membangun generasi penerus yang sehat, cerdas, dan kuat.
"Kami mengapresiasi langkah koordinasi yang dilakukan antara Pemprov Jakarta dengan Tim Transisi Pramono-Rano untuk memastikan mekanisme dan teknis pelaksanaan program ini dapat dijalankan dengan baik. Sesuai dengan tujuan utama, yakni meningkatkan kualitas hidup anak-anak Jakarta," tuturnya.
Baca juga : Warga Diminta Serius Stop Kebiasaan Merokok
Kent menegaskan, Fraksi PDIP di DPRD Daerah Khusus Jakarta siap memberikan dukungan penuh terkait legislasi dan skema anggaran yang dibutuhkan untuk mewujudkan program ini. Dia meyakini, pendidikan yang baik harus dimulai dengan pemenuhan kebutuhan dasar yang cukup.
"Salah satunya melalui sarapan yang sehat dan bergizi," tutupnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyebut program sarapan gratis untuk anak sekolah ditargetkan berjalan pada tahun 2025 ini. Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dengan prioritas sekolah di wilayah kumuh Jakarta.
"Sama seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), perlu kesiapan. Kita coba secara parsial, kita plotting lokasi, mungkin lokasi prioritasnya di kawasan RW kumuh, menyesuaikan kemampuan kita," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Sarjoko di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/01/2025).
Dia mengatakan, untuk merealisasikan program ini, Dinas Pendidikan Jakarta akan melakukan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Karena ini (program sarapan pagi gratis) juga secara khusus belum teralokasi dalam perencanaan 2025," kata Sarjoko.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya