BREAKING NEWS
 

Atasi Banjir, PKB Desak Pemerintah Selesaikan Sodetan Kali Bekasi

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : FAZRY
Rabu, 5 Maret 2025 11:30 WIB
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB Sudjatmiko.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kota Bekasi kembali dilanda banjir besar, dengan delapan dari 12 kecamatan tergenang dalam beberapa hari terakhir. Banjir yang disebut sebagai terparah sejak 2020 ini melumpuhkan aktivitas warga dan perekonomian daerah.

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB Sudjatmiko (Miko) meminta, pemerintah segera menyelesaikan proyek sodetan Kali Bekasi sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir yang terus berulang.

"Saya sudah sampaikan dalam rapat dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) bahwa sodetan Kali Bekasi tahap 1–7 harus segera diselesaikan. Ini penting untuk mengurangi banjir besar lima tahunan yang selalu melanda Bekasi," ujar Miko, Rabu (5/3/2025).

Miko yang turun langsung ke lokasi banjir menyoroti buruknya penataan tata ruang dan sistem drainase di Kota Bekasi.

Baca juga : Bayar THR PNS, Pemerintah Kucurkan 50 Triliun

Menurutnya, dua faktor ini memperburuk dampak banjir.

"Ke depan, tata ruang dan drainase harus dibenahi, agar dampak banjir bisa diminimalkan," tegasnya.

Adsense

Ia juga berharap Pemkot Bekasi, Pemprov Jawa Barat, dan pemerintah pusat bersinergi dalam menangani masalah banjir ini, mengingat Bekasi adalah bagian dari kawasan aglomerasi Jabodetabek yang berpengaruh terhadap ekonomi Jakarta dan sekitarnya.

"Dengan mengurangi titik-titik banjir, pemulihan ekonomi bisa lebih cepat," tambahnya.

Modifikasi Cuaca

Baca juga : Bantu Korban Banjir, Kemensos Salurkan Bantuan Rp 2,098 M

Sebagai langkah mitigasi, Miko mendukung penggunaan teknologi modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan di Jabodetabek.

"BMKG, BNPB, dan Kementerian PMK akan melaksanakan modifikasi cuaca selama 12 hari ke depan. Hujan akan dipercepat dan dialihkan ke Laut Jawa, agar curah hujan di Jabodetabek berkurang dan risiko banjir susulan dapat ditekan," jelasnya.

Ribuan Warga Masih Mengungsi

Hingga saat ini, ribuan warga masih mengungsi di berbagai titik posko darurat.

Miko menegaskan bahwa keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi harus menjadi prioritas utama.

Baca juga : Bekasi Banjir, Duel Persija Vs PSIS Semarang Ditunda

"Pemerintah dan pihak terkait terus menyalurkan bantuan serta mencari solusi jangka panjang, agar Bekasi tidak terus menerus menghadapi bencana banjir setiap tahun," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense