RM.id Rakyat Merdeka - Puluhan driver ojek online (ojol) dari Koalisi Ojol Nasional (KON) menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI pada Rabu (23/4) pukul 10.00 WIB.
Siaran langsung RDPU tersebut dapat diakses melalui kanal resmi Youtube DPR RI.
Para driver memprotes layanan GrabBike Hemat (atau Akses Hemat), menuntut penghapusannya.
Mereka berpendapat bahwa layanan ini merugikan karena mewajibkan driver berlangganan dengan potongan tambahan untuk mendapatkan lebih banyak orderan.
Baca juga : Lewat Pengembangan SDM Unggul, Lahat Siapkan Generasi Emas
Aceng, salah satu driver yang hadir, menjelaskan bahwa tanpa berlangganan, mereka kesulitan mendapatkan orderan.
Ia menggambarkan betapa sulitnya mencari nafkah dengan hanya mendapatkan satu orderan seharian, yang bahkan hanya cukup untuk membayar bensin, belum lagi kebutuhan keluarga.
Ia menekankan bahwa potongan biaya berlangganan, di luar potongan komisi aplikasi, sangat memberatkan.
Joel Sapripto, perwakilan Dewan Presidium Pusat KON, menambahkan bahwa awalnya layanan Hemat tidak mewajibkan pendaftaran.
Baca juga : Selangkah Lagi, Liverpool Juara Liga Inggris
Namun, layanan reguler kemudian dihapus, dan notifikasi mewajibkan pendaftaran untuk mendapatkan lebih banyak orderan muncul.
Ia menjelaskan bahwa konsumen lebih memilih layanan Hemat yang lebih murah, sehingga driver yang tidak berlangganan kehilangan akses ke sebagian besar orderan.
Lebih lanjut, Joel mengungkapkan kebijakan baru pasca-Lebaran yang memberlakukan potongan tambahan Rp 3.000 untuk 1-2 orderan, Rp 8.500 untuk lebih dari 2 orderan, bahkan hingga Rp 20.000.
Ia menegaskan bahwa ini adalah praktik nyata yang menyebabkan protes dan aksi unjuk rasa di berbagai wilayah, termasuk Cirebon.
Baca juga : Ingat, PPG Kemenag Dibiayai Pemerintah, Jangan Mau Ditipu Oknum!
Anggota BAM DPR Slamet Ariyadi, merespon dengan menyerukan regulasi komprehensif untuk melindungi kesejahteraan pengemudi ojol dan mencegah praktik-praktik yang merugikan seperti layanan "hemat" ini.
Ia berharap, regulasi tersebut dapat menjamin tarif yang layak bagi para driver.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.