Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ingat, PPG Kemenag Dibiayai Pemerintah, Jangan Mau Ditipu Oknum!
Jumat, 4 April 2025 22:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan, semua biaya untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag Tahun 2025 sepenuhnya ditanggung negara, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Tahun ini, ada 21.807 peserta PPG PAI. Pembiayaannya dibagi dalam dua bagian: 80 persen ditanggung APBN dan 20 persen ditanggung APBD.
Baca juga : Resmi, Kevin De Bruyne Berpisah Dengan Man City
"Dengan demikian, para peserta tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi apa pun untuk mengikuti program ini," tegas Direktur PAI Kemenag M Munir, di Jakarta, Jumat (4/4/2025), seperti dimuat dalam website Kemenag.
Munir mengimbau para peserta dan calon peserta tidak terjebak oleh ulah oknum yang meminta pembayaran dalam bentuk apa pun dengan alasan biaya PPG. Hal ini jelas bertentangan dengan peraturan yang ada dan bisa mencederai semangat Pemerintah dalam menyukseskan sertifikasi guru PAI di Indonesia.
Baca juga : Pantau Arus Mudik & Kamtibmas, Pemerintah Pastikan Libur Idul Fitri & Nyepi Aman
"Jangan ada yang tertipu dengan ajakan untuk membayar biaya PPG PAI Kemenag. Semua biaya ditanggung oleh Pemerintah. Jika ada oknum yang meminta biaya dari guru PAI peserta atau calon peserta PPG, silakan laporkan ke kami!" ucapnya.
Munir juga mengajak organisasi guru, baik asosiasi, kelompok kerja, maupun musyawarah guru, untuk ikut mendukung proses PPG agar sesuai dengan aturan yang berlaku. Dia meminta agar organisasi-organisasi itu untuk memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Baca juga : Harga Pangan Meroket, Ketua DPR Minta Pemerintah Cepat Bertindak
"Dengan program ini, kami harap guru PAI dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam melaksanakan tugas pendidikan agama di sekolah-sekolah. Pemerintah tetap berkomitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya