BREAKING NEWS
 

Tanggapi Temuan BPK Di Program YESS Kementan

DPR: Target Asal-asalan, Kegiatan Tidak Produktif

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Kamis, 15 Mei 2025 07:10 WIB
Anggota Komisi IV DPR Slamet. (Foto: Dok. DPR RI).

 Sebelumnya 
“Cuma beberapa yang saya tahu, orang daftar, ikut pelatihan, sudah beres, tapi tidak ada outcome yang ada kaitan dengan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Anggota Fraksi PKS ini akan mengawal dan meminta pertanggungjawaban pelaksana Program YESS Kementan dan IFAD ini. Dia tidak ingin persoalan temuan BPK ini berimbas kepada buruknya pencegahan korupsi di Pemerintahan.

Baca juga : Pemerintah Didorong Ngekor Langkah China

“Temuan BPK ini kita akan follow up seperti apa pertanggungjawaban publiknya. Karena kita sudah mengingatkan YESS ini kegiatannya hanya terealisasi, targetnya asal terselenggara, ada kegiatan tapi tidak produktif. Kita akan konfirmasi paling di RDP (rapat dengar pendapat) nanti,” tambahnya.

Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDM) Kementan Siti Munifah yang dikonfirmasi atas temuan tersebut, sampai berita ini diturunkan tidak memberi tanggapan atas temuan BPK tersebut. Pesan WhatsApp maupun telepon juga tidak direspons.

Baca juga : Paviliun RI Jadi Panggung Promosi Proyek Unggulan

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Arief Cahyono yang dikonfirmasi juga menolak memberikan pernyataan atas temuan tersebut. “Bisa langsung WA ke Badan SDM, Mas,” tulisnya.

Terpisah, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDM) Kementan Siti Munifah mengatakan, pihaknya pada Rabu (14/5/2025) siang melakukan entry meeting terkait audit YESS ini.

Baca juga : DKI Didorong Perbanyak Beli Truk Sampah Listrik

“Terkait temuan akan dibahas pada wrap-up meeting setelah selesai audit,” bilangnya. KAL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Kamis, 15 Mei 2025 dengan judul "Tanggapi Temuan BPK Di Program YESS Kementan, DPR: Target Asal-asalan, Kegiatan Tidak Produktif"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense