BREAKING NEWS
 

Kontroversi Royalti Lagu Di Gerai Makanan

Revisi UU Hak Cipta Bakal Berikan Kepastian Hukum

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : AULIA DARWIS
Rabu, 6 Agustus 2025 07:35 WIB
Anggota Komisi X DPR Melly Goeslaw. (Foto: Dok. DPR RI).

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan serius menggodok revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (UU HC). Proses ini dinilai penting untuk memberi kepastian hukum sekaligus menciptakan ekosistem industri kreatif yang sehat, adil, dan berdaya saing.

Anggota Komisi X DPR Melly Goeslaw mengatakan, revisi UU HC akan dilakukan dengan hati-hati, agar tidak menambah beban, khususnya bagi pelaku industri musik. Tidak boleh menyulitkan kreator dan pelaku industri musik.

“Di saat yang sama, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hak cipta juga harus ditumbuhkan,” kata Melly kepada Rakyat Merdeka, Selasa (5/8/2025).

Baca juga : Kapolri Minta Nasihat Ulama Menjaga NKRI

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, nantinya UU HC tidak hanya mengatur hal yang terkait dengan musik, melainkan berbagai karya intelektual lainnya. Karena itu, revisi ini perlu disusun secara cermat agar dapat melindungi semua pihak secara menyeluruh.

Soal pelanggaran hak cipta oleh salah satu gerai makanan, vokalis band Potret itu menilai kejadian tersebut seharusnya bisa dicegah. Sebab, regulasi sudah ada sejak lama dan telah disosialisasikan.

“Sudah diperingatkan berkali-kali, dan seharusnya ini tidak terjadi karena aturannya sudah ada,” ucapnya.

Baca juga : Menhan: Jangan Kau Pajang Di Bawah Merah Putih Dong..

Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menambahkan, pihaknya memiliki perhatian besar terhadap UU HC. Komisi yang dipimpinnya berkomitmen memperjuangkan perlindungan dan pemberdayaan, khususnya kepada para pelaku industri musik.

Dia menegaskan, revisi UU HC harus berpihak pada para kreator, dan bukan malah membebani. Regulasi yang dihasilkan harus memberi kepastian hukum dan mendukung pertumbuhan industri kreatif nasional.

“Selain itu juga harus bisa mendorong tumbuhnya ekosistem industri musik yang sehat, inklusif dan berdaya saing,” jelas politikus Partai Golkar itu kepada Rakyat Merdeka, Selasa (5/8/2025).

Baca juga : Demokrat Pernah Jadi Penyeimbang Pemerintah

Komisi X DPR, lanjutnya, mendorong agar proses revisi dilakukan secara partisipatif. Musisi, produser, hingga platform digital perlu dilibatkan aktif agar aturan yang lahir tidak timpang. Suara mereka penting agar regulasi benar-benar berpihak pada kemajuan industri musik nasional.

“Kami siap berkolaborasi lintas komisi bersama kementerian/lembaga untuk memastikan ekosistem kebudayaan dan industri kreatif kita tetap terlindungi dan berkembang dengan baik,” ucapnya.

Adsense

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyoroti persoalan penarikan royalti lagu yang belakangan menuai polemik. Dia menekankan pentingnya regulasi yang adil dan tidak menyulitkan, baik bagi pelaku usaha maupun pencipta lagu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense