Dark/Light Mode

Gabung Aston Martin, Cardile Patok Rebut Tahta

Rabu, 6 Agustus 2025 06:30 WIB
Enrico Cardile. (Foto: Dok. formula1.com)
Enrico Cardile. (Foto: Dok. formula1.com)

RM.id  Rakyat Merdeka - Berpisah dengan Ferrari, Enrico Cardile gabung dengan Aston Martin. Didapuk menjadi Chief Technical Officer (CTO) baru, Cardile patok membawa tim Inggris itu merebut tahta alias juara Formula 1.

Setelah resmi memulai tu­gasnya awal pekan ini, Cardile langsung menegaskan ambisin­ya: menjadikan Aston Martin sebagai juara dunia.

“Saya datang bukan untuk bertahan, tapi untuk menang. Target saya adalah membawa Aston Martin ke posisi terdepan, menjadi tim juara,” tegas Car­dile dalam pernyataan resminya, seperti dikutip dari MotoSport, kemarin.

Cardile, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tek­nis Ferrari, akhirnya bisa mulai bekerja di Silverstone setelah menyelesaikan sengketa hukum dengan tim lamanya.

Baca juga : Cinta Laura, Minta Didoakan Naik Pelaminan

Ferrari sempat menggugatnya karena dianggap melanggar klausul non-kompetisi saat mulai menjalin komunikasi dengan Aston Martin sebelum masa cuti berkebun selesai.

Pengadilan di Modena sem­pat menguatkan klaim Ferrari, namun perselisihan akhirnya diselesaikan secara damai. As­ton Martin pun menyambutnya secara resmi sebagai pemimpin baru divisi teknis mereka.

“Ini awal baru yang penuh po­tensi. Dengan dukungan penuh dari Andy Cowell dan seluruh tim, saya yakin kami bisa mem­bangun fondasi kuat untuk era baru F1 di 2026,” kata Cardile, mengacu pada perubahan regu­lasi besar-besaran yang akan berlaku dua musim mendatang.

Cardile akan berduet dengan desainer legendaris Adrian New­ey yang lebih dulu bergabung sebagai mitra teknis sejak April. Kombinasi keduanya diyakini akan memberikan arah baru bagi pengembangan mobil Aston Martin.

Baca juga : Supaya On The Track, Pemerintah Perlu Penyeimbang

Sebelumnya, posisi teknis utama dipegang Dan Fallows. Namun, ia dicopot pada April lalu. Membuka jalan bagi re­strukturisasi besar di dalam tim.

“Dengan kehadiran Enrico dan Adrian, kami memiliki struktur teknis paling solid yang pernah kami miliki,” ujar juru bi­cara Aston Martin. “Tujuan kami jelas: menang, dan konsisten di papan atas.”

Aston Martin kini menatap musim 2026 sebagai momentum emas. Saat itu, regulasi mesin dan aerodinamika akan berubah drastis.

Banyak tim mempersiapkan ulang proyek jangka panjang mereka untuk bisa unggul sejak awal era baru tersebut dimulai.

Baca juga : Pembangunan IKN Sedang Dikebut

Cardile mengaku telah menyiapkan rencana strategis yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi desain mobil, tetapi juga proses kerja teknis dan efisiensi struktur organisasi.

“Kami akan bekerja dari nol, membangun mobil yang cepat dan stabil. Tapi yang terpenting, kami ingin konsisten dan memperjuangkan gelar juara, bukan sekadar podium sesekali,” tandasnya. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.