BREAKING NEWS
 

Lestari Moerdijat: Selamatkan Seni Kentrung Jepara dari Kepunahan

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Kamis, 11 September 2025 17:34 WIB
Penampilan Kesenian Kentrung yang digelar di Jepara, Kamis (11/9/2025). (Foto: Dok. MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, pelestarian kesenian Kentrung Jepara harus terus diupayakan demi menyelamatkan kearifan lokal yang memiliki nilai budaya tinggi itu dari kepunahan.

"Kesenian Kentrung di Jepara sudah jarang terlihat sehingga perlu langkah nyata untuk menyelamatkan kesenian khas Jepara ini dari kepunahan," kata Lestari Moerdijat saat melakukan kunjungan kerja di Jepara, Jawa Tengah, Kamis (11/9/2025).

Kentrung adalah seni pertunjukan tradisional khas Jepara yang meramu unsur sastra tutur atau mendongeng dengan iringan musik rebana. Di dalamnya melibatkan cerita, pantun, dan nyanyian untuk menyampaikan pesan moral, kritik, atau ajaran agama.

Menurut Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, berbagai upaya masyarakat dalam pelestarian kesenian Kentrung patut mendapat dukungan.

Baca juga : Lestari Moerdijat Dorong Pembenahan Layanan Kesehatan Jantung

Rerie, sapaan akrab Lestari, mengapresiasi keterlibatan kalangan muda di Jepara dalam upaya pelestarian seni tradisional dengan aktif melatih para pelajar di Sekolah Rakyat Kentrung Jepara (SRKJ).

Joharta Adi, salah satu pemuda yang aktif mengangkat kesenian Kentrung mengungkapkan, para pelajar berlatih kesenian Kentrung di sanggar seni Yayasan Jungpara milik Mbah Jon, sapaan akrab Sarjono seniman di Desa Langon, Jepara.

Adsense

Namun, tambah Joharta, karena yang belajar Kentrung saat ini semakin bertambah, Mbah Jon mengganti sebutan kelompok latihan Kentrung tersebut dengan nama Sekolah Rakyat Kentrung Jepara.

Di masa lalu, ungkap dia, kelompok kesenian Kentrung di Jepara bisa diundang lebih dari 20 kali dalam satu bulan untuk tampil di berbagai acara. Saat ini, tambah Joharta, paling banyak dua kali dalam satu bulan.

Baca juga : Lestari Moerdijat: Kesejahteraan Keluarga Upaya Perlindungan Perempuan Dan Anak

Kurangnya event, ujarnya, membuat seni Kentrung Jepara menghadapi banyak tantangan untuk tetap bertahan. Apalagi, Kentrung Jepara sudah tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda tingkat nasional.

Kondisi inilah yang membuat Mbah Jon, Joharta dan kawan-kawannya terpanggil untuk melestarikan seni Kentrung Jepara.

Menurut Joharta, saat ini SRKJ masih menghadapi sejumlah kendala. Karena dalam Kentrung menggunakan sastra tutur, ujar dia, keterbatasan jumlah naskah cerita-cerita legenda yang dibacakan saat pertunjukan pun menjadi kendala utama.

Dengan sabar mereka berusaha merekam naskah yang dilantunkan oleh Mbah Ahmadi dan Mbah Parmo, dua seniman Kentrung Jepara senior yang masih aktif.

Baca juga : Lestari Moerdijat Dorong Data Tunggal Valid Penyandang Disabilitas

Joharta berharap, para pemangku kepentingan di daerah dan masyarakat dapat bersama-sama mendukung upaya pelestarian seni Kentrung Jepara agar generasi penerus tetap dapat menikmati nilai-nilai budaya luhur warisan nenek moyang kita.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense