Dark/Light Mode

Lestari Moerdijat Dorong Pemerataan Akses Dan Pengembangan Sektor Pendidikan

Rabu, 3 September 2025 17:38 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: Dok. MPR RI)
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: Dok. MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan komitmen dalam mengembangkan pendidikan harus dilakukan seimbang antara penajaman intelektual, penguatan moral, etika, serta empati.

"Tantangan di era digital yang sarat dengan dinamika di sejumlah sektor membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kemampuan intelektual dan moral, serta etika yang seimbang untuk menghadapinya," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/9/2025).

Survei World Economic Forum (2023) mengungkapkan bahwa 85 persen dari para pemimpin bisnis global kesulitan menemukan karyawan yang memiliki 'soft skills' seperti kemampuan berpikir kritis, empati, dan kerja sama yang merupakan komponen utama dari akal budi.

Baca juga : Lestari Moerdijat Dorog Semangat Persatuan Hadapi Tantangan Bernegara

Laporan UNESCO tahun 2022 berjudul "Reimagining our future together: A new social contract for education" menekankan pergeseran paradigma pendidikan dari transfer pengetahuan menjadi pengembangan nilai-nilai kemanusiaan dan planet, dengan fokus pada pemahaman antar budaya dan kesadaran ekologis.

Berdasarkan tantangan yang dihadapi tersebut, Lestari berpendapat, upaya pengembangan sektor pendidikan secara menyeluruh harus secara konsisten direalisasikan.

Tidak semata mengejar capaian akademik untuk penajaman intelektual, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, lebih dari itu juga menerapkan sistem pendidikan yang mampu menguatkan moral, etika, serta empati (budi) dari peserta didik.

Baca juga : UI Minta Warga Jaga Ketertiban, Cegah Penjarahan Dan Perusakan Fasilitas Publik

Anggota Komisi X DPR RI ini berpendapat, dengan semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi saat ini, pendidikan budi pekerti penting direalisasikan secara konsisten sebagai bagian upaya pembentukan generasi penerus cerdas secara akademis, berintegritas dan berperikemanusiaan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat, mampu membangun kolaborasi yang kuat.

"Hal ini untuk mengembangkan sektor pendidikan ke arah yang lebih holistik dan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berdaya saing di masa depan," pungkas Rerie.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.