BREAKING NEWS
 

Puan Minta Pemerintah Gercep Penuhi Kebutuhan Warga Terdampak Banjir Bali

Reporter : OSPI DARMA
Editor : MUHAMAD FIKY
Kamis, 11 September 2025 20:54 WIB
Ketua DPR Puan Maharani (Foto : TEDY KROEN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR, Puan Maharani menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan kerugian besar akibat banjir yang melanda sebagian besar wilayah Bali.

Putri dari mantan presiden Megawati Soekarnoputri ini menegaskan, bencana ini bukan sekadar persoalan alam, tapi ujian bagi negara dalam melindungi rakyatnya.

"Banjir di Bali menelan korban jiwa, merusak rumah warga, melumpuhkan aktivitas perdagangan, bahkan pariwisata yang menjadi nadi ekonomi. Ini bukan sekadar bencana alam, melainkan ujian kapasitas negara dalam melindungi rakyat," kata Puan, Kamis (11/9/2025).

Mantan Menko PMK itu meminta Pemerintah pusat maupun daerah bergerak cepat memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi sejak hari pertama.

Baca juga : Kementerian PU Cepat Tanggap Tangani Banjir Di Bali

Data BNPB per Kamis (11/9) pukul 11.00 WIB mencatat korban tewas mencapai 14 orang, sementara dua warga di Denpasar masih dalam pencarian.

BPBD Bali melaporkan 120 titik banjir tersebar di tujuh kabupaten/kota. Rinciannya, Denpasar 81 titik, Gianyar 14 titik, Badung 12 titik, Tabanan delapan titik, Karangasem dan Jembrana masing-masing empat titik, serta Klungkung satu titik.

Sebanyak 562 warga mengungsi, terdiri dari 327 orang di Jembrana dan 235 di Denpasar.

Adsense

Puan menekankan pentingnya distribusi bantuan darurat berupa makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, pakaian, hingga kebutuhan khusus bayi, anak, dan lansia.

Baca juga : Kemensos Gercep Kirim Bantuan Dan Assessment Korban Banjir Bali

Anggota dewan dari dapil Jawa Tengah V ini juga menyoroti penyediaan pengungsian yang layak, fasilitas kesehatan darurat, serta akses pendidikan sementara bagi anak-anak terdampak.

"Pendataan akurat dan transparan atas korban jiwa, kerugian material, dan jumlah pengungsi harus dilakukan agar bantuan tepat sasaran. Pemulihan infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, drainase, dan pasar rakyat juga segera dipercepat," ujarnya.

Selain penanganan cepat, Puan menuntut Pemerintah memperkuat mitigasi jangka panjang lewat audit tata ruang, penataan DAS, reboisasi kawasan hulu, hingga pembangunan drainase perkotaan yang memadai.

Ketua DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang jelas agar masyarakat tidak bingung.

Baca juga : Polri Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir Dan Longsor Di Bali

"Jangan sampai warga hanya menunggu bantuan yang tak kunjung datang. Pemerintah daerah dan pusat harus hadir nyata di lapangan dengan langkah konkret," tegas cucu Bung Karno itu.

Lebih lanjut, Puan menekankan, Bali sebagai wajah pariwisata Indonesia membutuhkan perhatian khusus. Kerugian ekonomi akibat banjir, menurutnya, bukan hanya ditanggung masyarakat lokal, tetapi juga menyangkut citra Indonesia di mata dunia.

"Pemulihan Bali harus menyeluruh. Jangan hanya memperbaiki infrastruktur, tapi juga memastikan pedagang pasar, petani, hingga pelaku UMKM mendapat dukungan finansial agar tidak semakin terpuruk," jelasnya

"Bencana ini adalah pengingat bahwa negara harus hadir nyata. Bali harus segera pulih, dan DPR akan mengawal agar proses pemulihan berjalan transparan, cepat, dan berpihak pada masyarakat," pungkas Puan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense