RM.id Rakyat Merdeka - Senayan menyambut baik rencana Pemerintah mempercepat pembangunan kereta api di luar Pulau Jawa. Pasalnya, pengembangan transportasi massal berbasis rel di wilayah luar Jawa sangat penting untuk memperkuat konektivitas dan efisiensi logistik nasional.
Anggota Komisi V DPR Musa Rajekshah mengatakan, kereta api merupakan salah satu moda darat yang sangat efektif memperkuat konektivitas dan mengurangi biaya logistik nasional. “Pembangunan jalur kereta api di luar Pulau Jawa tidak hanya akan memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak besar terhadap biaya logistik nasional,” ujar Ijeck, sapaannya, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan anak buahnya untuk membangun atau memperbaiki jalur kereta api di luar Pulau Jawa. “Jadi nanti saya kasih petunjuk ke Menko Infrastruktur, rencanakan yang baik. Trans-Sumatra Railway, Trans-Kalimantan Railway, Trans-Sulawesi Railway,” kata Prabowo dalam peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).
Baca juga : Pemerintah Kebut Transformasi Digital, Startup Lokal Kian Moncer
Prabowo mengatakan, jika lintasan itu dibangun, biaya logistik yang dikeluarkan petani hingga pedagang khususnya di luar Jawa bisa lebih murah. Perpanjangan lintasan kereta diperlukan untuk mengangkut hasil bumi hingga hasil tambang di wilayah-wilayah tersebut.
Ijeck melanjutkan, kereta api memiliki keunggulan efisiensi dibandingkan kendaraan darat seperti truk. Karena kendaraan muatan berat itu sering kali menyebabkan kerusakan jalan dan tingginya biaya perawatan.
“Kereta api itu murah dan efisien. Kalau jalur keretanya diefektifkan untuk angkutan kontainer antar pelabuhan atau antar kota, pasti lebih hemat jangka panjang,” kata mantan wakil gubernur Sumatera Utara itu.
Baca juga : Remaja Pelaku Peledakan Bom Menderita Kesepian
Selain itu, Ijeck menyoroti pentingnya pembangunan jaringan kereta api di Sumatera, khususnya Sumatera Utara hingga Aceh. Dulu jalur kereta api di dua provinsi bersebelahan itu pernah tersambung, tapi kini banyak jalurnya tidak aktif bahkan berubah menjadi permukiman.
“Jalur-jalur lama ini harus dibuka kembali. Saya kira perlu ada percepatan pembangunan kembali,” tegasnya.
Proyek kereta api luar Jawa, tambah Ijeck, sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang menjadi fokus Presiden Prabowo. Dengan biaya transportasi yang lebih murah, harga bahan pokok di daerah dapat lebih terkendali.
Baca juga : Kasus Penyelenggaraan Haji, KPK Bidik Kasus Baru Terkait Fasilitas Jemaah
“Kalau angkutannya murah, otomatis harga barang juga akan terkoreksi jadi lebih baik. Ini bisa jadi salah satu solusi mendukung ketahanan pangan nasional,” kata anggota Fraksi Golkar ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.