BREAKING NEWS
 

Nurdin Halid: Tahun 2026 Momentum Kebangkitan Ekonomi Pancasila

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 31 Desember 2025 16:26 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Perekonomian Indonesia memasuki fase transisi penting di tengah pemulihan pascapandemi dan tekanan ekonomi global yang masih berlanjut.

Stabilitas makroekonomi yang terjaga menjadi modal awal yang positif, namun berbagai persoalan struktural seperti kemiskinan, ketimpangan, keterbatasan lapangan kerja berkualitas, serta ketergantungan pada sektor ekstraktif dan impor strategis masih menjadi tantangan serius bagi ekonomi nasional.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Nurdin Halid menegaskan, tahun 2026 harus dijadikan momentum kebangkitan Ekonomi Pancasila yang berdaulat dan berkeadilan.

Baca juga : Burhanuddin Abdullah: UMKM dan Koperasi Motor Utama Ekonomi Nasional

Menurutnya, Indonesia tidak cukup hanya menjaga stabilitas, tetapi harus melakukan transformasi ekonomi yang berlandaskan amanat Pasal 33 UUD 1945 agar pertumbuhan benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Nurdin Halid menilai, perlambatan ekonomi global yang diproyeksikan berlanjut hingga 2026 menjadi peringatan penting bagi Indonesia untuk memperkuat basis ekonomi domestik.

Adsense

Ketergantungan pada ekspor bahan mentah dan pasar global dinilai semakin berisiko, sehingga penguatan industri nasional, hilirisasi sumber daya alam, serta pengurangan ketergantungan impor harus menjadi prioritas kebijakan.

Baca juga : Menag: Natal 2025 Momentum Pulihkan Keluarga, Fondasi Bangsa dan Iman

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran strategis BUMN, koperasi, dan UMKM sebagai pilar utama Ekonomi Pancasila.

Sinergi antar pelaku ekonomi tersebut dinilai mampu memperkuat rantai nilai industri nasional, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pemerataan pembangunan, terutama di luar Pulau Jawa.

“Pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dinikmati segelintir kelompok, tetapi harus dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat,” tegasnya.

Baca juga : Refleksi Kinerja 2025, Menag: Agama Bangkitkan Semangat Bangun Bangsa

Menutup pernyataannya, Nurdin Halid menegaskan Komisi VI DPR akan terus mengawal kebijakan ekonomi agar sejalan dengan nilai-nilai Ekonomi Pancasila.

Ia optimistis, jika momentum 2026 dimanfaatkan secara tepat, Indonesia dapat membangun fondasi ekonomi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense