RM.id Rakyat Merdeka - Senayan mendukung langkah Pemerintah Indonesia menunda pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Mekanisme Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dinilai lebih tepat, terukur, dan memiliki legitimasi internasional yang kuat.
Anggota Komisi II DPR Ahmad Heryawan mengatakan, situasi di Gaza saat ini masih sangat dinamis dan penuh risiko, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam mengambil kebijakan strategis. Utamanya yang menyangkut keselamatan personel serta kedaulatan negara lain. “Keputusan Pemerintah untuk menunda pengiriman pasukan adalah langkah bijak," puji Aher sapaan akrabnya, Selasa (24/3/2026).
Baca juga : Kapolri Minta Jajaran Mitigasi Cuaca Buruk
Diketahui, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Pemerintah menunda pengiriman 8 ribu pasukan yang akan menjalani misi perdamaian bersama Pasukan Stabilisasi Nasional atau International Stabilization Force (ISF) di Gaza. "Semua di-hold,” kata Prasetyo usai menggelar rapat koordinasi di Kantor Kementerian Pertahanan, Selasa (18/3/2026).
Penundaan pengiriman pasukan salah satunya karena eskalasi konflik di Timur Tengah yang meningkat. Pemerintah Indonesia, lanjut Aher, harus memastikan setiap keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian benar-benar berada dalam kerangka hukum internasional yang jelas, yaitu melalui mandat resmi PBB.
Baca juga : Indonesia Berpotensi Jadi Lumbung Pangan Dunia
Kata dia, keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian dunia selama ini selalu berlandaskan prinsip bebas aktif dan komitmen terhadap perdamaian global. Oleh karena itu, mekanisme PBB menjadi jalur paling tepat agar kontribusi Indonesia dapat berjalan efektif dan mendapat pengakuan internasional.
"Juga pentingnya peran diplomasi Indonesia dalam mendorong gencatan senjata permanen dan penyelesaian konflik secara damai di kawasan tersebut," kata mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) ini.
Baca juga : Noel Ajukan Tahanan Rumah, Alasan Paskah & Kesehatan
Indonesia, lanjutnya, harus terus mengedepankan diplomasi kemanusiaan, memperkuat dukungan terhadap rakyat Palestina, serta mendorong solusi damai yang berkeadilan. Karena itu, peran Indonesia tidak hanya dalam bentuk pasukan, tetapi juga bantuan kemanusiaan dan diplomasi aktif di forum internasional.
Aher berharap, Pemerintah Indonesia untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan negara-negara sahabat dan lembaga internasional. Tujuannya untuk memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan dampak positif bagi perdamaian di Gaza.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.