BREAKING NEWS
 

1.000 Calon Dokter Terancam DO, Komisi IX DPR Sarankan 3 Solusi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 22 Mei 2026 15:08 WIB
Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago (Foto: Fitri/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekitar 1.000 calon dokter terancam drop out (DO) akibat belum lulus uji kompetensi nasional (ukom). Pembatasan masa studi maksimal lima tahun membuat para calon dokter ini dianggap sudah tidak aktif lagi sebagai mahasiswa. Di saat yang sama, mereka juga belum resmi menjadi dokter, meski telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan profesi.

Data 1.000 calon dokter itu berasal dari Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI). Mereka mendesak Pemerintah untuk segera mencari jalan keluar atas masalah ini.

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago angkat bicara. Irma menyesalkan langkah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisainstek) dalam menangani masalah ini. Menurutnya, pembatasan masa studi bagi calon dokter yang belum lulus ukom sangat tidak produktif.

Baca juga : Cegah Tawuran Remaja, Komisi VIII DPR Sarankan Terapkan Sanksi Sosial

“Jika hal ini tidak mendapatkan solusi, keluarga dan anak-anak kedokteran yang sudah belajar 4 tahun bisa stres dan bahkan dikhawatirkan ada yang bunuh diri lagi,” ucap Irma, dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Adsense

Irma berharap, Kemendiktisaintek harus duduk bersama dengan kampus dan Kementerian Kesehatan untuk menyelesaikan kondisi ini. “Saya kira perlu ada solusi,” ucapnya.

Irma lalu memberi tiga saran untuk menyelesaikan masalah ini. “Pertama, lakukan Crash Program untuk anak-anak tersebut,” ucapnya.

Baca juga : Stabilkan Rupiah, Komisi XI DPR: Aktifkan Mekanisme BSF

Kedua, memberi pendampingan di lapangan. “Misal yang dari Papua kita tempatkan di PKM sambil anak-anak itu dilihat kembali apa kelemahannya,” terangnya.

Ketiga, dengan menutup Fakultas Kedokteran (FK) yang kelulusannya rendah. “Mau tidak mau pilihan terakhir, tutup FK yang kelulus ukomnya di bawah 30 persen. 

Menurut Irma, solusi ini perlu dilakukan. “Agar anak-anak yang sudah kuliah selama 4 tahun tidak sia-sia belajar dan menghindari drop out hanya karena uji  gagal kompetensi 2 jam,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense