RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui Komisi VI memberikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) atas langkah cepat dalam memulihkan gangguan kelistrikan yang menyebabkan padamnya listrik di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.
Wakil Ketua Komisi VI DPR Adisatrya Suryo Sulisto menilai, respons cepat PLN dalam menangani pemadaman listrik patut diapresiasi.
Ia juga menyoroti permohonan maaf terbuka yang disampaikan Direktur Utama PLN sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
Baca juga : Gangguan Sistem, PLN Terus Pulihkan Listrik di Sumatera Bagian Tengah dan Utara
"Kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi PLN dalam memperbaiki sistem kelistrikan dan memperkuat pengelolaan kelistrikan di seluruh wilayah di Indonesia," ujar Adisatrya dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, Komisi VI DPR akan meminta penjelasan dan evaluasi dari PLN dalam rapat dengar pendapat (RDP) mendatang terkait gangguan listrik di Sumatera tersebut.
DPR juga ingin memastikan strategi mitigasi yang disiapkan perusahaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Baca juga : Timwas Haji DPR Apresiasi Layanan Kesehatan Jemaah di Arab Saudi
Adisatrya menjelaskan, secara nasional PLN sebenarnya tidak mengalami kendala dari sisi pasokan listrik karena kondisi saat ini masih mengalami oversupply atau kelebihan pasokan energi listrik.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa ketahanan sistem transmisi dan pengelolaan jaringan kelistrikan tetap harus menjadi perhatian serius, terutama menghadapi potensi gangguan akibat cuaca maupun faktor teknis lainnya.
"Sebetulnya PT PLN tidak ada kendala dari sisi ketersediaan pasokan kebutuhan listrik secara nasional, karena kondisinya oversupply atau pasokan berlebih. Namun, soal ketahanan listrik dan sistem transmisi juga harus menjadi perhatian serius, tidak boleh lemah dan rentan terutama terhadap cuaca," katanya.
Baca juga : PLN Percepat Pemulihan Listrik Sumatra, 8,3 Juta Pelanggan Kembali Menyala
Politikus PDI Perjuangan itu juga menyayangkan terjadinya pemadaman listrik massal di sejumlah wilayah Sumatera karena listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat memengaruhi aktivitas sehari-hari.
"Belum lagi kekhawatiran warga terhadap barang-barang elektronik miliknya," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.