Dark/Light Mode

ANGKASA Apresiasi BAZNAS Fasilitasi Penyaluran Kurban Korban Banjir Sumatera

Minggu, 10 Mei 2026 09:20 WIB
Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang memfasilitasi penyaluran bantuan kurban bagi para penyintas banjir Sumatra 2025 di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Foto: BAZNAS
Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang memfasilitasi penyaluran bantuan kurban bagi para penyintas banjir Sumatra 2025 di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang memfasilitasi penyaluran bantuan kurban bagi para penyintas banjir Sumatra 2025 di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Bantuan tersebut disalurkan melalui program “Kurban Berkah Berdayakan Desa” pada momentum musim haji dan Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“Saya ucapkan ribuan terima kasih karena sudah sudi menerima kami dari Malaysia. Karena kita ini serumpun, insyaallah ibaratnya kalau dicubit paha kiri terasa di paha kanan. Begitu juga sebaliknya,” kata Wakil Presiden ANGKASA, Dato’ Haji Kamarudin bin Ismail saat berkunjung ke Kantor Bupati Pasaman Barat, Simpang Empat, Jumat (8/5/2026).

Kamarudin mengaku kunjungannya ke Sumbar terasa emosional karena dirinya memiliki akar keluarga dari Minangkabau. Bahkan, ia terkesan dengan keindahan alam Sumbar, khususnya Danau Maninjau yang baru pertama kali dikunjunginya.

"Saya ini pun asli dari Minangkabau. Asli saya di Bukittinggi. Kakek saya dulu datang dari sini, Bukittinggi, pergi ke Kajang, dan akhirnya saya bisa juga sampai ke sini," ujarnya.

Baca juga : ASDP Apresiasi Korlantas Polri Kawal Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Pimpinan BAZNAS Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan mengatakan program kurban tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat.

"Penyaluran bantuan ANGKASA Malaysia yang memanfaatkan hewan ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa’ turut menggerakkan ekonomi mustahik," sambung Rizaludin.

Menurut Rizaludin, data Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS menunjukkan potensi ekonomi kurban di Indonesia pada 2025 mencapai Rp 34,85 triliun. Ia menyebutkan, sekitar 3,56 juta rumah tangga atau mudhohi diperkirakan berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini, dengan estimasi pemotongan sekitar 2,8 juta hewan ternak.

"Rinciannya terdiri atas 2,2 juta ekor domba atau kambing dan 647 ribu ekor sapi," sebut Rizal.

Dari jumlah tersebut, lanjut dia, diperkirakan akan dihasilkan sekitar 239,5 ribu ton daging kurban yang dapat didistribusikan kepada masyarakat di berbagai daerah.

Baca juga : Dubes Kartini Sjahrir Fasilitasi Pertemuan Pebisnis Wisata Di Tokyo

Selain kurban, Rizaludin juga menyoroti besarnya potensi ekonomi dari instrumen dam haji. Jika seluruh jemaah dan petugas haji yang berjumlah sekitar 225 ribu orang membayar dam, maka potensi dana yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp 567 miliar.

"Jumlah ini setara dengan produksi sekitar 3,4 juta pouch daging olahan dengan berat setiap pouch mencapai 2,5 kilogram. Ini sumber daya protein hewani yang sangat signifikan," ujarnya.

Dia menilai optimalisasi pengelolaan kurban dan dam dapat menjadi solusi dalam mengatasi persoalan stunting dan kerawanan pangan, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

"Distribusi daging secara massal pada waktu yang bersamaan ini menjadi momentum emas untuk intervensi gizi, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan," imbuh Rizal.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat H. Yulianto menyambut baik kunjungan ANGKASA Malaysia. Ia berharap kerja sama ini dapat membuka peluang pembelajaran sistem koperasi antara Indonesia dan Malaysia.

Baca juga : The Coca-Cola Foundation & BenihBaik.com Salurkan Bantuan Banjir Sumatera

"Silaturahmi ini sangat bermanfaat. Insya Allah suatu waktu kita juga bisa berkunjung ke Malaysia dan belajar tentang koperasi, karena saat ini Bapak Presiden sedang menggalakkan koperasi," ujar Yulianto.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat, Devi Irawan, mengatakan bantuan kurban akan difokuskan untuk masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Talamau, Ranah Batahan, dan Lembah Melintang.

"Nanti bantuan ini fokusnya ke mana tentu berkoordinasi dengan Bapak Bupati Kabupaten Pasaman Barat agar penyalurannya tepat sasaran," katanya.

Selain bantuan kurban, ANGKASA Malaysia juga menyerahkan infak koperasi masjid sebesar RM3.000 kepada koperasi jemaah Masjid Agung Pasaman Barat. Usai seremoni penyerahan bantuan, rombongan ANGKASA Malaysia bersama BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat meninjau bekas lokasi bencana banjir Sumatra 2025 di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.