Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PLN Percepat Pemulihan Listrik Sumatra, 8,3 Juta Pelanggan Kembali Menyala
Sabtu, 23 Mei 2026 11:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Sumatra setelah terjadi gangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 275 kilovolt Muara Bungo–Sungai Rumbai, Jambi, sejak Jumat (22/5).
Hingga Sabtu (23/5) pukul 10.00 WIB, lebih dari 8,3 juta pelanggan kembali menikmati pasokan listrik dari total 13,1 juta pelanggan terdampak.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, gangguan terjadi pada Jumat sekitar pukul 18.44 WIB.
Sejak awal kejadian, PLN langsung melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan. Indikasi awal menunjukkan gangguan dipicu cuaca buruk yang berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatra.
Baca juga : KKN UPN Veteran Jakarta Pulihkan Semangat Belajar Anak Aceh
“Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatra, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah,” jelas Darmawan dalam konferensi pers, Sabtu (23/5).
Menurut dia, jaringan transmisi yang terganggu berhasil dipulihkan dalam waktu sekitar dua jam. Setelah itu, PLN memfokuskan upaya pada pengoperasian kembali pembangkit yang terdampak untuk diselaraskan dengan sistem transmisi yang telah kembali siap beroperasi.
“Proses penyalaan pembangkit dilakukan secara sistematis dan bertahap dengan tetap mengutamakan keamanan sistem. Pembangkit berbasis hidro dan gas dapat langsung membantu menyuplai sistem sebagai fast response untuk mempercepat recovery awal. Sementara pembangkit thermal seperti PLTU membutuhkan waktu lebih lama, antara 15 hingga 20 jam mulai dari start-up, sinkron dan beroperasi penuh,” ujarnya.
PLN melakukan pemulihan secara simultan mulai dari jaringan transmisi, gardu induk, hingga pembangkit di sistem kelistrikan Sumatra.
Baca juga : Gardu Induk Sumbar Kembali Menyala, Pemulihan Listrik Capai 60 Persen
Untuk mendukung proses tersebut, perusahaan menerjunkan ratusan personel yang bekerja selama 24 jam di wilayah terdampak, meliputi Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, hingga Aceh.
Darmawan menjelaskan, hingga Sabtu pukul 10.00 WIB, sebanyak 3.192 megawatt pasokan listrik telah berhasil disalurkan dari total 5.334 megawatt yang sebelumnya terdampak.
Selain itu, 157 dari total 176 gardu induk terdampak telah kembali beroperasi. Pemulihan itu membuat sebanyak 8.351.670 pelanggan kembali memperoleh pasokan listrik.
“Saat ini seluruh petugas dan tim teknis PLN bekerja penuh selama 24 jam di lapangan. Proses pemulihan terus berjalan dan kami all out agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman,” ujar Darmawan.
Baca juga : Perindo Jawa Timur Incar Suara Kalangan Santri di 2029
PLN, lanjut dia, juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, pemerintah daerah, aparat terkait, dan para pemangku kepentingan agar pemulihan berjalan lancar.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami terus siaga agar sistem kelistikan bisa segera pulih dan masyarakat bisa kembali menikmati listrik dengan secepat mungkin,” tutup Darmawan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya