Dark/Light Mode

Timwas Haji DPR Apresiasi Layanan Kesehatan Jemaah di Arab Saudi

Minggu, 24 Mei 2026 04:05 WIB
Foto: Dok. Timwas Haji DPR RI.
Foto: Dok. Timwas Haji DPR RI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, mengapresiasi pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi setelah meninjau langsung kondisi pasien di Klinik Kesehatan Ibadah Haji Indonesia (KKIH), Sabtu (23/5/2026).

Kapoksi Komisi VII DPR RI itu menyebut penanganan medis terhadap jemaah berjalan baik, termasuk ketersediaan obat-obatan yang dinilai masih mencukupi untuk mendukung pelayanan kesehatan selama musim haji 2026.

Ia mengungkapkan, terdapat empat pasien yang menjalani rawat inap dan seluruhnya mendapatkan penanganan optimal dari tenaga kesehatan di KKIH.

“Melihat langsung kondisi pasien di KKIH, ada empat pasien yang menjalani rawat inap dan ditangani dengan baik. Masih terdapat obat-obatan sisa tahun lalu sekitar 60 persen dan stok baru sekitar 40 persen, sehingga beberapa pasien bisa diobati hingga sembuh,” ujar BHS di Mekah, Arab Saudi.

Baca juga : Kadin dan Asosiasi Dorong Penempatan PMI ke Arab Saudi Melalui Skema Syarikah

BHS juga menyoroti angka jemaah wafat menjelang puncak ibadah haji 2026 yang mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Saat ini jumlah jemaah yang wafat tidak lebih dari 50 persen dibanding tahun lalu. Ini menjadi bukti bahwa perawatan dan penanganan kesehatan jemaah berjalan cukup baik,” ujar BHS.

Menurut BHS, upaya pencegahan penyakit di tingkat kelompok terbang (kloter) juga berjalan cukup maksimal meski masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dievaluasi. Ia menilai deteksi dini terhadap kondisi kesehatan jemaah mampu mencegah penyakit berkembang menjadi lebih parah.

“Saya mengapresiasi tim kesehatan karena jumlah jemaah yang wafat pada musim haji tahun ini jauh menurun dibanding tahun lalu. Saat ini tercatat 64 jemaah wafat hingga menjelang puncak haji. Ini bukti bahwa perawatan jemaah cukup bagus sehingga bisa ditangani dengan baik,” ujarnya.

Baca juga : Jelang Wukuf, DPR Dorong Pengawasan Pelayanan Jemaah Di Armuzna

Selain meninjau pelayanan kesehatan, BHS bersama anggota Timwas Haji DPR RI lainnya juga menyerap aspirasi dari tenaga medis dan masyarakat terkait sejumlah kendala layanan kesehatan di lapangan. Mulai dari keterbatasan sumber daya manusia (SDM) atau tenaga pendamping, fasilitas kesehatan yang sudah uzur dan perlu diganti, hingga armada ambulans.

“Saat ini tersedia 15 ambulans dalam kondisi baik dan sembilan ambulans kurang layak dioperasikan. Jumlah tersebut perlu ditingkatkan tahun depan untuk mendukung pelayanan kesehatan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi,” ungkap BHS.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur I Surabaya-Sidoarjo itu juga menyoroti perlunya penguatan koordinasi lintas kementerian dalam penyelenggaraan KKIH.

Menurut dia, KKIH nantinya akan berada di bawah Kementerian Haji, sementara penanganan kesehatan bersifat sangat teknis.

Baca juga : Sapa Jemaah, Wamenhaj Dahnil: Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

“Saran saya, sebaiknya pelayanan kesehatan tetap dilakukan oleh Kementerian Kesehatan di bawah koordinasi Kementerian Haji, sehingga Kementerian Haji bisa menjadi leading sector yang mengoordinasikan Kementerian Perhubungan di bidang transportasi, Kementerian Kesehatan di bidang kesehatan, serta Kementerian Ekonomi Kreatif dan UMKM di bidang akomodasi dan makanan,” tutur BHS.

BHS juga mengapresiasi kualitas penyajian makanan yang dinilai cukup baik dan bergizi. Menurutnya, ketersediaan makanan seperti ayam, ikan, sayur, buah-buahan, hingga susu turut membantu menjaga kondisi kesehatan jemaah selama menjalankan ibadah haji.

“Pola konsumsi yang bergizi dan pelayanan kesehatan yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi jemaah tetap sehat selama menjalankan ibadah haji. Inilah yang turut berdampak pada menurunnya jumlah jemaah yang mengalami sakit,” tutup BHS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.