BREAKING NEWS
 

Senator Mirah Dukung Kolaborasi Pemprov NTB-BRIN Atasi Krisis Air Bersih

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 1 Juli 2026 11:16 WIB
Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid. Foto: DPD RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, menyambut positif langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mencari solusi atas krisis air bersih yang selama puluhan tahun melanda wilayah selatan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Menurut Mirah, pendekatan berbasis riset dan inovasi merupakan terobosan yang layak diapresiasi, terutama jika mampu melahirkan solusi konkret, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Persoalan air bersih bukan lagi sekadar isu pembangunan, melainkan hak dasar masyarakat. Karena itu, saya menyambut baik ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB bersama BRIN untuk memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan, termasuk eksplorasi teknologi nuklir dalam pemetaan sumber air bawah tanah. Selama teknologi tersebut digunakan untuk tujuan damai, kemanusiaan, serta memenuhi standar keselamatan yang ketat, tentu patut didukung," ujar Mirah, Rabu (1/7/2026).

Dia menilai masyarakat di sejumlah wilayah pesisir selatan Lombok dan Sumbawa telah terlalu lama hidup dengan keterbatasan akses air bersih. Berdasarkan data BPBD melalui Satu Data NTB, sebanyak 254.744 jiwa masih terdampak kekeringan pada 2025.

Menurut Mirah, angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan air bersih bukan sekadar masalah musiman, melainkan tantangan struktural yang memerlukan intervensi jangka panjang.

Baca juga : Menkop Tekankan Koperasi Beri Ruang Mahasiswa Berwirausaha

Selama ini, tidak sedikit warga yang harus menempuh jarak jauh atau mengeluarkan biaya besar hanya untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

"Karena itu, setiap inovasi yang mampu membuka akses terhadap sumber air baru harus dikawal hingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Mirah juga menilai pengalaman Gubernur NTB dalam mendorong pemanfaatan teknologi nuklir untuk kepentingan kemanusiaan menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi dengan BRIN.

Adsense

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga komitmen pemerintah dalam menindaklanjuti hasil riset hingga tahap implementasi.

Dia menambahkan, meski Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat akses rumah tangga terhadap sumber air minum layak di NTB telah mencapai 96,29 persen pada 2025, capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan ketahanan pasokan air di wilayah rawan kekeringan, terutama di kawasan perdesaan.

Baca juga : Konten Kreator Ini Dukung Program Pemerintah Melalui Karya Kreatif

"Jangan sampai riset berhenti menjadi laporan ilmiah semata. Yang dibutuhkan masyarakat adalah hadirnya air bersih di rumah-rumah mereka. Karena itu, seluruh tahapan, mulai dari pemetaan, eksplorasi, pembangunan infrastruktur hingga distribusi air, harus dirancang secara terintegrasi dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat setempat," katanya.

Selain itu, Mirah berharap proses penelitian dilakukan secara terbuka dengan mengedepankan komunikasi publik yang baik. Menurutnya, istilah "nuklir" masih kerap disalahartikan sehingga diperlukan edukasi yang komprehensif agar tidak memunculkan kekhawatiran yang tidak berdasar.

Di sisi lain, Mirah juga mengapresiasi rencana kerja sama riset di sektor perikanan untuk mengembangkan budidaya ikan karang bernilai ekonomi tinggi.

Menurutnya, penguatan riset di sektor kelautan akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai salah satu daerah maritim unggulan di Indonesia.

"NTB memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Apabila riset dan inovasi mampu menjawab tantangan di sektor air bersih sekaligus memperkuat sektor perikanan, maka manfaatnya akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Inilah bentuk pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan sekaligus berpihak pada kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Baca juga : Kolaborasi Askrindo dan Bank BJB Hadirkan Asuransi Kredit Program Perumahan

Sebagai anggota DPD RI, Mirah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program strategis yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat NTB.

Dia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BRIN, kementerian terkait, dan seluruh pemangku kepentingan berjalan konsisten sehingga krisis air bersih yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat diatasi secara permanen.

"Harapan kita sederhana, jangan sampai masyarakat NTB terus hidup berdampingan dengan kekeringan di tengah besarnya potensi yang dimiliki daerah ini. Momentum kolaborasi ini harus menjadi awal lahirnya solusi nyata yang menghadirkan air bersih, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ketahanan daerah untuk generasi yang akan datang," tutup Mirah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense