RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mendorong Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) untuk terus memperkuat peran strategisnya sebagai kekuatan sosial sekaligus mitra dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam Silaturahim Kebangsaan bersama Pimpinan Pusat BKMT yang mengangkat tema Membangun Komunikasi, Mengawal Aspirasi dan Bersinergi untuk Kemajuan Bangsa di Rumah Kebangsaan MPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum BKMT Dr. Syifa Fauzia beserta jajaran pimpinan dan pengurus BKMT, Ketua Umum IPEMI Inggrid Kansil, Sekjen Majelis Dzikir Ani Yudhoyono, Mariana Harahap, serta sejumlah anggota DPR/MPR RI Fraksi Partai Demokrat dari Komisi VIII, IX, X, dan XI.
Baca juga : Ibas: Muktamar Ke-35, NU Terus Perkuat Persatuan Dan Pengabdian
Dalam pertemuan itu, Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro menekankan bahwa silaturahim antara parlemen dan BKMT tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Forum tersebut harus menjadi ruang untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus membangun langkah konkret.
“Ini bukan sekadar pertemuan formal. Ini adalah pertemuan hati. Ini adalah silaturahim kebangsaan. Yang lebih penting, ini adalah kesempatan untuk saling mendengar, saling menguatkan, dan bersama-sama memikirkan apa yang bisa kita lakukan untuk Indonesia,” ujar EBY.
BKMT Dinilai Memiliki Modal Sosial Besar
Baca juga : Demokrat Dorong Target Dan Strategi Indonesia Menuju 100 GW
Edhie Baskoro menilai BKMT memiliki modal sosial yang sangat besar. Keberadaan majelis taklim yang tersebar di berbagai daerah bukan hanya penting dalam penguatan kehidupan keagamaan, tetapi juga berpotensi menjadi kekuatan dalam pemberdayaan masyarakat. Ibas menempatkan perempuan sebagai salah satu kekuatan penting dalam membangun ketahanan keluarga dan masyarakat.
“BKMT adalah tempat ilmu bertemu dengan pengabdian. Tempat perempuan bertemu dengan kekuatan. Karena itu, kita harus siap bersinergi dan siap berkolaborasi,” kata Ibas Yudhoyono.
EBY menegaskan, kekuatan perempuan dan komunitas tidak boleh diremehkan. Ketika perempuan bergerak, keluarga ikut bergerak. Ketika keluarga bergerak, masyarakat ikut bergerak. Dan ketika masyarakat bergerak dengan arah yang positif, bangsa akan ikut maju.
Baca juga : Edhie Baskoro: Pendidikan Bukan Hanya Anggaran, Tapi Investasi Peradaban
Karena itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat mengajak BKMT untuk menjadi bagian dari gerakan sosial yang lebih banyak menghadirkan solusi daripada memperbesar persoalan.
“Jangan setiap hari kita memperbesar masalah. Mari kita perbesar solusi. Masih ada tantangan, tetapi ada peluang jika kita bersatu,” tegas Edhie Baskoro.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.