RM.id Rakyat Merdeka - DPR menerima lebih dari 9.000 aduan masyarakat dalam setahun. Ketua DPR Puan Maharani mengklaim, ruang partisipasi publik terhadap kinerja DPR kini semakin diperluas.
Hal tersebut disampaikan Puan dalam Rapat Paripurna Khusus peringatan HUT ke-81 DPR, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026). Puan memimpin Rapat Paripurna Khusus didampingi Wakil DPR Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Sari Yuliati.
Baca juga : Sah! DPR Ketok Palu Restui Destry Damayanti Jadi Bos Baru Bank Indonesia
Di Rapat Paripurna ini, Puan menyampaikan pidato Laporan Kinerja DPR Tahun Sidang 2025-2026 dan HUT ke-81 DPR bertajuk ‘DPR Berdampak: Wujudkan Daulat Rakyat melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif’.
“Tema ini menegaskan kerja DPR yang diarahkan pada hasil dan manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Puan.
Baca juga : Hadapi El Nino, Saan Mustopa Ajak Masyarakat Hemat Air
Sejak 15 Agustus 2025 hingga 13 Agustus 2026, jumlah total pengaduan masyarakat yang diterima DPR sebanyak 9.205 yang terdiri atas 7.055 pengaduan melalui surat, 2.011 pengaduan melalui website, dan 139 pengaduan melalui Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Menurut Puan, seluruh aspirasi tersebut telah diteruskan kepada AKD untuk ditindaklanjuti melalui rekomendasi kepada Pemerintah.
Baca juga : Dasco Cs Rajin Terima Aspirasi Rakyat, DPR Kini Lebih Terbuka
“Fungsi pengawasan DPR diarahkan untuk meningkatkan kinerja Pemerintah dalam menyelesaikan urusan-urusan rakyat sehingga hidup rakyat semakin mudah dan sejahtera, kinerja tata kelola pemerintahan dan kinerja pemerintah dalam melaksanakan Undang-Undang,” tambahnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.