BREAKING NEWS
 

Kunjungi PLTA Ngebel, Ibas Dorong Kemandirian Energi Daerah

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : FAQIH MUBAROK
Minggu, 20 September 2026 15:03 WIB
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) saat mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ngebel di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (18/9/2026). Foto: MPR RI

 Sebelumnya 
PLTA Ngebel dan Potensi Energi Ponorogo

Ibas menilai PLTA Ngebel memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan listrik di wilayah Ponorogo dan sekitarnya. Dengan kapasitas sekitar 2,2 megawatt, pembangkit tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap pasokan listrik lokal, terutama ketika kondisi cuaca dan ketersediaan air mendukung operasional pembangkit secara optimal.

Anggota Komisi XII DPR RI itu menilai pengelolaan sumber daya air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangkit listrik tenaga air.

Karena Indonesia menghadapi siklus musim hujan dan kemarau, perencanaan energi berbasis sumber daya air perlu mempertimbangkan kondisi hidrologi, prakiraan cuaca, serta data ilmiah dari lembaga terkait.

Baca juga : Sosialisasi BPJS Kesehatan Di Ngawi, Ibas Tekankan Kesehatan Investasi Utama

“Pengelolaan sumber daya air dan peremajaan di kawasan ini harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai kawasan yang indah dan memiliki potensi untuk menggerakkan PLTA kemudian tidak terkelola dengan baik,” ujarnya.

Dorong Pengembangan Energi Terbarukan

Ibas mengatakan pengembangan energi nasional perlu dilakukan dengan memanfaatkan keragaman sumber daya yang dimiliki Indonesia.

Menurutnya, ketergantungan terhadap satu jenis sumber energi perlu dikurangi dengan memperkuat bauran energi, termasuk melalui pembangkit berbasis air, surya, panas bumi, dan sumber energi terbarukan lainnya. Ia juga mendorong penguatan riset dan pengembangan teknologi energi agar pembangkit di Indonesia semakin efisien, aman, dan mampu beroperasi dalam jangka panjang.

Baca juga : Ibas Dorong Indonesia Terkoneksi Transportasi Inklusif Dan Berkelanjutan

“Kalau kemudian ditemukan alat-alat dan model-model baru, kita harus terus melakukan riset dan pengembangan. Teknologi energi harus terus bergerak mengikuti kebutuhan zaman,” kata Ibas.

Ia menilai investasi energi memang membutuhkan biaya besar, tetapi memiliki arti strategis bagi masa depan Indonesia. Karena itu, pembangunan infrastruktur energi perlu dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kemandirian Energi di Daerah

Ibas juga mendorong agar pengembangan pembangkit energi terbarukan tidak hanya berpusat di kawasan tertentu, tetapi dapat dikembangkan secara lebih merata sesuai potensi masing-masing daerah.

Adsense

Baca juga : Ibas: Demokrasi, Ekonomi, Dan Kesejahteraan Bisa Berjalan Bersama

Menurutnya, Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan karakteristik sumber daya yang berbeda-beda. Pengembangan pembangkit berbasis potensi lokal dapat membantu memperkuat ketahanan energi di tingkat daerah.

“Kalau model-model PLTA seperti Ngebel ini bisa dikembangkan sesuai potensi masing-masing wilayah, kemandirian energi daerah dapat semakin diperkuat,” ujar Ibas.

Dia menambahkan bahwa pengembangan energi daerah juga harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kapasitas lingkungan, sehingga pembangunan infrastruktur energi tidak mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense