RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia memiliki banyak keberagaman. Kehidupan masyarakatnya terpisah dalam wilayah kepulauan dengan memiliki 733 bahasa, dan sebanyak 1.340 suku. Untuk menyatukan hal itu, nasionalisme perlu terus ditanamkan ke generasi muda.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menjelaskan, rasa nasionalisme yang tumbuh dan berkembang di Indonesia dibangun dari kesadaran dan komitmen kebangsaan untuk hidup bersama dalam satu negara.
Baca juga : Generasi Muda Kudu Perkuat Nilai-nilai Kebangsaan
Dia memisalkan, saat bencana alam menimpa di wilayah timur, secara spontan aksi solidaritas di wilayah tengah dan barat bergerak. Dengan pemaknaan seperti ini, Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo yakin, nasionalisme akan menjadi jiwa bangsa yang tidak akan lekang oleh dinamika zaman.
Ketua DPR ke-20 ini menuturkan, konsep nasionalisme bukan hal yang secara given didapatkan begitu saja. Menurutnya, semangat nasionalisme harus diperjuangkan, diimplementasikan dalam realita, serta dirawat sebagai ikatan kebangsaan.
Baca juga : Bamsoet Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Jaga Pancasila Dan NKRI
“Dalam perjuangan merebut kemerdekaan, nasionalisme kita terbentuk dari perasaan senasib sepenanggungan sebagai bangsa terjajah. Semangat itu kemudian mengkristal sebagai semangat kebangsaan, dan menjelma menjadi modal terbesar dalam memperjuangkan kemerdekaan,” tegas Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini, saat memberikan sambutan dalam acara 'Nasional is Me: Indonesia Pasti Bisa' secara virtual di Jakarta, kemarin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.