RM.id Rakyat Merdeka - Ratusan kalangan milenial pendukung Jokowi dan Prabowo Subianto membaur dalam acara kolaborasi Young Penting Indonesia, dalam balutan kostum merah putih.
Mereka sepakat mengakhiri rivalitas selama Pilpres, dan merajut kembali persaudaraan demi pembangunan bangsa ke depan. Sandiaga Uno yang merupakan mantan Cawapres Prabowo Subianto, dan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir juga turut hadir dalam acara tersebut.
Baca juga : Bagaimana Bisa Lepas dari Cengkeraman Mafia Bola?
Ketua Umum Gerakan Milenial Indonesia, Sasha Tutuko, selaku kelompok milenial pendukung Prabowo mengatakan acara kolaborasi tersebut sengaja digelar untuk merajut tali persaudaraan. Generasi muda Indonesia masih memiliki banyak potensi untuk dieksplorasi, dan diasah melalui berbagai kolaborasi. Sayang sekali, bila potensi tersebut tidak dioptimalkan.
"Acara kolaborasi ini dilakukan sebagai usaha menjaga persaudaraan dalam politik. Kami menghargai aspirasi teman-teman sesama pendukung. Jadi dengan acara ini tidak perlu mengubah posisi masing-masing. Dalam demokrasi, kan ada mekanisme check and balances," ujar Sasha, seperti dikutip Antara, Sabtu (13/7).
Baca juga : Menag: 30 Ribu Dolar Dari Keluarga Raja Arab Saudi
Pradana Indraputra selaku Koordinator KitaSatu yakni kelompok relawan pendukung Jokowi, mengatakan demokrasi bukan hanya tentang hasil, tapi juga proses. "Bagaimana bangsa Indonesia bisa belajar, membangun pengalaman bersama. Seperti Pak Jokowi yang tidak pernah membeda-bedakan kelompok mana pun. Selalu menerima dengan tangan terbuka. Kita memilih demokrasi agar bangsa kita semakin kuat. Bukan sebaliknya," kata Dana.
Menurutnya saat ini perubahan terjadi sangat cepat, dan persaingan antar bangsa juga semakin ketat. Generasi milenial menurutnya, siap terlibat dalam pemerintahan, dengan memegang tanggung jawab yang lebih besar.
Baca juga : Mudahkan Pelanggan Beli dan Ganti Oli, Pertamina Lubricants dan Grab Bersinergi
"Kami generasi milenial, bukan minta dilibatkan. Selama ini, kami justru telah terlibat secara mendalam. Kami merasa ikut bertanggung jawab menemani Pak Jokowi," jelas dia. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.