Dark/Light Mode

Bagaimana Bisa Lepas dari Cengkeraman Mafia Bola?

Senin, 8 Juli 2019 16:05 WIB
Pengamat Sosial Politik Rudi S Kamri. (Foto: Istimewa).
Pengamat Sosial Politik Rudi S Kamri. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Bagaimana perasaan Anda saat lagi seru-serunya menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi mendapatkan informasi bahwa ternyata pertandingan itu sudah diatur skornya oleh orang-orang tertentu, kita sebut saja mafia sepak bola?

Siapa yang bakal menang dan siapa yang kalah bahkan dengan skor berapa, semua sudah diatur oleh para mafia? Rasanya ingin mengamuk, bukan?

Baca juga : KPSN Siap Bersihkan PSSI dari Mafia Bola

Kita merasa ditipu dan dibohongi oleh penjahat sepak bola tersebut. Ini ternyata telah terjadi selama puluhan tahun dalam dunia sepak bola kita.

“The Godfather” mafia sepak bola Indonesia dan para kroconya seenak sendiri mengatur merah hitamnya persepakbolaan Indonesia untuk kepentingan pribadi mereka.

Baca juga : Kemenpora Ingin Pramuka Perluas Sinergi dengan BUMN dan Swasta

Untuk kepentingan apa mafia tersebut melakukan match fixing atau manipulasi pertandingan sepak bola? Tentu saja untuk kepentingan judi bola yang ternyata melibatkan uang yang luar biasa besar.

Sudah bisa diduga virus yang sengaja disuntikkan oleh mafia sepak bola tersebut merusak motivasi para pemain untuk berprestasi maksimal.

Baca juga : Bamsoet: Demokrasi Harus Bisa Sejahterakan Rakyat

Sasaran match fixing bukan hanya pemain, tapi juga wasit. Match fixing bukan hanya merupakan pengkhianatan terhadap sportivitas yang menjadi roh utama pertandingan olah raga, melainkan juga kejahatan terhadap dunia olah raga.

Ini mungkin bisa menjawab pertanyaan dari kita semua selama ini mengapa sampai sekarang sepak bola Indonesia tidak kunjung punya prestasi yang membanggakan. Dengan modal sumber daya manusia (SDM) Indonesia sebanyak 260 juta orang, kita tidak akan mampu membentuk The Dream Team (tim impian) selama mafia sepak bola merajalela di Indonesia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.