BREAKING NEWS
 

Kembali Jadi Ketum, Cak Imin Bilang PKB Ketiban Berkah Ketika Tak Didukung PBNU

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Minggu, 25 Agustus 2024 14:41 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitab Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Muktamar VI PKB yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali, pada 24-25 Agustus 2024. Foto: Instagrm/dpp_pkb

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali menetapkan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai Ketua Umum PKB periode 2024-2029. Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin didaulat sebagai Ketua Dewan Syuro PKB untuk periode yang sama.

Keputusan itu diambil secara aklamasi di ajang Muktamar VI PKB yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali, pada 24-25 Agustus 2024. Sebanyak 38 DPW meminta Muhaimin kembali maju dan menjadi satu-satunya figur yang memegang mandat.

Cak Imin memperlihatkan tayangan video rapat para kiai yang memutuskan posisi Ketua Dewan Syuro. "Saya menanyakan kepada muktamirin, apakah usulan ini bisa disetujui?" tanya Cak Imin, yang disambut serempak dengan jawaban “setuju” dari seluruh peserta muktamar, seperti dilaporkan ANTARA.

Baca juga : Ketum Partai Rakyat Imbau Anies Siapkan Mental Jika Diusung PDIP

Di sisi lain, Cak Imin menegaskan bahwa PKB harus menjadi partai yang independen dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

“Tentu ini amanat yang paling berat, bagaimana PKB harus mandiri dan tidak bergantung pada siapa pun,” kata Cak Imin dalam pidatonya. 

Adsense

Ia menyebutkan bahwa PKB justru memperoleh berkah ketika tidak didukung oleh PBNU pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu, yang terbukti dengan bertambahnya suara PKB pada Pemilu 2024.

Baca juga : Bahlil Bilang Beringin Benteng Pertahanan Prabowo-Gibran

Seperti diketahui, belakangan ini tensi hubungan antara PKB dan PBNU meningkat. Sejumlah elite PBNU secara terang-terangan menyatakan keinginan mereka untuk mengambil alih PKB.

Muktamar yang dibuka oleh Ma’ruf Amin ini diikuti oleh 2.888 peserta. Kiai Ma'ruf yang mengaku sempat berencana untuk pensiun usai masa jabatannya sebagai Wakil Presiden, akhirnya menerima tawaran jabatan ketua Dewan Syuro. 

“Para kiai meminta supaya saya bersedia menjadi Ketua Dewan Syuro, kalau kiai sudah meminta itu nolaknya susah,” ujarnya.

Baca juga : Gelandang Muda Persija Jadi Pemain Terbaik Piala AFF: Ini Berkat Semua Pemain

Ma’ruf juga menegaskan bahwa ia menerima jabatan tersebut dengan sejumlah syarat, salah satunya adalah memfungsikan Dewan Syuro secara benar di PKB. 

“Saya mengajukan syarat, bahwa Dewan Syuro harus diposisikan sebagaimana mestinya. Hal-hal strategis harus diputuskan bersama Dewan Syuro,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense