RM.id Rakyat Merdeka - Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tak masalah, bila PDI Perjuangan (PDIP) memutuskan bergabung ke dalam koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Yang penting, bersama membangun Indonesia.
“Kalau saya, tidak punya perasaan lain-lain. Kami hanya fokus pada upaya menjalankan peran. Apapun peran yang akan diberikan kepada kami, Partai Demokrat, untuk bisa mengawal Pemerintahan lima tahun ke depan,” kata Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.
Menurut Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) ini, Demokrat tidak mempersoalkan jika berkolaborasi dengan PDIP di Pemerintahan baru. Yang jelas, bergabung tidaknya PDIP dalam koalisi pemerintahan baru, diserahkan sepenuhnya kepada Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Baca juga : Menkominfo Tak Izinkan Aplikasi Temu Masuk RI
Sebab, Prabowo yang paling mengetahui kebutuhannya dalam penerapan visinya membangun Indonesia satu periode ke depan. Doktor Ilmu Pengembangan SDM jebolan Universitas Airlangga ini menekankan, Demokrat menghendaki kebersamaan dalam menjalankan peran membangun bangsa.
“Sejak awal komitmen kami Partai Demokrat itu ingin berjuang bersama-sama, Alhamdulillah menang bersama-sama, dan setelah itu mengisi sekaligus menjalankan peran yang baik juga bersama-sama," katanya.
Selanjutnya, AHY berharap agar komposisi menteri yang dipilih nanti menjadi tim super yang bisa membawa kemajuan bagi Indonesia ke depan.
Baca juga : DPR Mau Bentuk Badan Aspirasi
Suami Annisa Pohan ini juga menegaskan, Demokrat tidak ingin berandai-andai terkait dengan pos kementerian yang akan diisi oleh kadernya pada kabinet pemerintahan mendatang. "Jadi, kami terus terang tidak atau belum tahu, paling tidak secara pasti," pungkasnya.
Sebelumnya, Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey mengungkapkan kemungkinan partainya mendukung Pemerintahan Prabowo-Gibran. "Loh iya dong (dukung). Lihat aja statement Mba Puan ya toh," kata Olly, Senin (7/10/2024).
Menurutnya, kerja sama sejatinya telah berjalan. Sinyalemennya diketahui ketika Puan akhirnya ditetapkan sebagai Ketua DPR periode 2024-2029. "Mbak Puan sudah jadi Ketua DPR. Segala program pemerintah kan Mba Puan yang ketok. Ya toh? Artinya kan sudah jalan," ucap dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.