BREAKING NEWS
 

Belajar Jurus Perception Engineering

PKB Siap Menangkan Pertarungan Politik

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : WIDIA SAPUTRA
Sabtu, 1 Februari 2025 07:30 WIB
Pakar komunikasi dan konsultan politik Irfan Asyari Sudirman Wahid.

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah kader serta petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Indonesia, digembleng untuk memenangi berbagai pertarungan politik ke depan. oleh pakar komunikasi dan konsultan politik Irfan Asy'ari Sudirman Wahid.

Dalam workshop Tausiyah Perception Engineering ala Irfan Wahid, kader PKB diberi berbagai rahasia dan jurus memenangkan sebuah kontestasi. Pria yang akrab disapa Gus Ipang Wahid itu membeberkan soal perception engineering.

Dia lantas mengisahkan keberhasilannya mendongkrak elektabilitas Pasangan calon (paslon) pada Pilkada Serentak 2024. Yakni, saat membantu di balik layar duet Rudy Mas'ud dan Seno Aji yang sukses memenangi Pilkada Kalimantan Timur (Kaltim 2024).

"Kemenangan, tak lepas dari perception engineering dan pendekatan berbasis data. Bahwa data dapat menjadi senjata rahasia dalam memenangkan hati pemilih," tutur Ipang Wahid yang menjadi menjadi pemateri utama di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2025).

Baca juga : Prancis Komit Dukung Modernisasi Alutsista RI

Diceritakan, sebelum deklarasi maju Pilkada Kaltim, elektabilitas Rudy-Seno hanya 23 persen. Dengan pendekatan berbasis data, duet ini berhasil memenangkan kontestasi dengan angka signifikan, 55,67 persen.

Putra adik Gus Dur, Salahuddin Wahid itu juga mengusulkan program GRATISPOL untuk duet Rudy-Seno. GRATISPOL adalah program sekolah gratis, seragam gratis, berobat gratis, wifi gratis di setiap desa, biaya admin gratis untuk membeli rumah, dan haji umrah gratis untuk marbot untuk warga Kalimantan Timur.

Adsense

"Tetapi, data itu bukan hanya angka, melainkan juga cerita yang dapat membangun koneksi dengan audiens. Inilah kenapa bisa mengubah persepsi publik dalam 100 hari," katanya.

Diingatkannya, data dapat menunjukkan program yang paling diingat. Misalnya, kampanye Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ketika Pilpres 2024, yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inilah salah satu kunci kemenangan Prabowo-Gibran.

Baca juga : Musda Golkar Lampung Dianggarkan Rp 800 Juta

Ditambahkan Ipang, perception engineering mirip sekali dengan propaganda. Bedanya, Perception Engineering menggunakan data untuk memahami kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

 "Sehingga, pesan yang disampaikan dapat lebih terarah, relevan, dan tidak memanipulasi. Kode etik dan moral yang kuat juga harus dipegang untuk menghindari penyebaran fitnah dan hoaks," pesannya.

Pria kelahiran Jakarta 55 tahun silam itu memberi masukan kepada PKB agar bisa memanfaatkan kelebihan yang dimiliki, berdasarkan data. Misalnya, ketokohan ketua umum yang populer, tren kenaikan suara yang tinggi di seluruh Indonesia, hingga kader muda potensial yang sekarang menjadi pengurus harian.

"Dengan memanfaatkan tiga hal tersebut, PKB bisa meningkatkan kinerja sebagai legislator di DPR dan anggota kabinet dari PKB juga bisa tambah bersinar lagi ke depan," ujar Komisaris PT Angkasa Pura I ini.

Baca juga : Pemerintah Ingin Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

Sebagai informasi, kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PKB sekaligus Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, dan Sekjen PKB Hasanudin Wahid.

Workshop dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda sebagai moderator dan dihadiri para petinggi DPP PKB, anggota DPR-RI Fraksi PKB, serta pengurus perwakilan daerah dari seluruh Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense