RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mulai memanaskan mesin partainya menuju kontestasi Pemilu 2029. Seluruh skuad partai berlambang Bintang Mercy ini, diminta fokus memenangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).
“Maka, mari kita jadikan tahun ini dan tahun-tahun berikutnya sebagai fase kebangkitan baru bagi Partai Demokrat, setelah satu dekade berada di luar Pemerintahan,” ujar AHY, melalui keterangan tertulis, Rabu (9/7/2025).
Meskipun belum menentukan siapa jagoan partai di Pilpres 2029, Partai Demokrat terus melakukan evaluasi, sekaligus pembaruan semangat perjuangan politik partai. Terkini, partai yang dibesarkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menggelar retret nasional di Pacitan, Jawa Timur.
Menurut AHY, beragam kegiatan partai dilakukan sebagai konsolidasi internal, sekaligus persiapan menghadapi Pileg dan Pilpres 2029. AHY meyakini, pesta demokrasi mendatang adalah momentum partai untuk naik kelas ke papan atas.
Baca juga : Polri Tunjukkan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
“Kita tahu bahwa ini adalah babak baru bagi Indonesia setelah kita sukses berada dalam Pemerintahan, setelah memenangkan Pemilihan Presiden 2024 lalu,” katanya.
Kemenangan di Pilpres 2024, berbuah manis. AHY menempati posisi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
AHY mengatakan, sebagai partai pendukung Pemerintah, Partai Demokrat menggaransi dukungan terhadap rezim Prabowo-Gibran sampai kelar. Termasuk, mensosialisikan secara masif serta mensukseskan program kerja dan program strategis Presiden Prabowo.
“Kita perlu membayangkan perjalanan partai ini 10 hingga 20 tahun ke depan. Kita juga membayangkan arah perjalanan bangsa menuju 2045, sebagaimana sering kita glorifikasi,” katanya.
Baca juga : Menteri Wihaji Apresiasi KLH Terlibat Program Tamasya
Menurut AHY, menjawab tantangan masa depan membutuhkan upaya introspektif. Tujuannya, agar perjuangan Partai Demokrat selalu relevan dengan dinamika zaman. Partai Demokrat, kata dia, harus berdiri tegak, dan berjuang dengan hati nurani.
"Serta menjadi kekuatan politik yang mengedepankan kepentingan bangsa di atas segalanya," ujarnya.
AHY meminta seluruh elemen partai perlu menyamakan visi bahwa Demokrat harus terus berpegang teguh pada identitas sebagai partai nasionalis-religius, partai tengah, partai yang santun dan cerdas, terbuka, dan berwawasan luas.
AHY turut menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang juga merupakan pendiri Partai Demokrat dan Ketua Majelis Tinggi Partai.
Baca juga : PPP Riau Dilanda Prahara
“Pemikiran dan keteladanan beliau adalah sumber energi yang tak ternilai bagi seluruh kader,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh mengatakan, Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka membutuhkan dukungan murni dari partai politik. Dukungan murni, kata dia, dapat mempercepat gerak Pemerintah menjalankan program memakmurkan rakyat.
“Pemerintah membutuhkan dukungan yang murni, bukan dukungan yang palsu-palsu. Bukan dukungan musang bermulu domba, bukan dukungan maling teriak maling,” kata Paloh saat pelatikan DPW Partai NasDem Sumatra Selatan (Sumsel), Sabtu, (5/7/2025).
Diketahui, Partai NasDem merupakan partai pendukung Prabowo-Gibran tanpa jatah menteri. Partai ini, hanya mendukung program yang baik, hingga pemerintahan berakhir pada 2029. Paloh menegaskan, dukungan NasDem kepada Pemerintah datang dari kesungguhan hati.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.