RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2025-2030 di Tarakan, Minggu (2/11/2025) malam. Pelantikan itu menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) IV Hanura Kaltara, yang kembali menetapkan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, sebagai Ketua DPD Kaltara.
Pelantikan pengurus DPD Hanura Kaltara periode 20252030, dilakukan langsung oleh Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta (OSO). Dia didampingan sejumlah elit DPP, di antaranya Sekretaris Jenderal (Sekjen), Benny Rhamdani; Bendahara Umum (Bendum), Surpani Sulaiman; serta Wakil Ketua Umum (Waketum), Patrice Rio Capella.
Kegiatan itu juga dihadiri Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang; para kepada daerah yang didukung Hanura di Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024; serta pimpinan partai politik se-Provinsi Kaltara.
Baca juga : Demi Kemandirian Pangan Nasional, Gerindra Dorong Anak Muda Menjadi Petani
Dalam arahannya, OSO meminta seluruh kader dan pengurus Hanura di Provinsi Kaltara, berjuang bersama rakyat demi kemajuan dan kesejahteraan daerah. Dia juga mendorong seluruh kader Hanura berkolaborasi dan membangun sinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), untuk mempercepat peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat.
“Jika daerah makmur, Indonesia makmur. Jadi, fungsi Pemerintah Daerah adalah mengatur strategis, serta membuat dan menjalankan berbagai program yang bertujuan untuk mensejahtetakan masyarakat,” ujarnya.
OSO menegaskan, semenjak menjadi Ketua Utusan Daerah, hingga menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan Wakil Ketua Majelis Permusyawartan Rakyat (MPR) RI, dirinya selalu berpihak pada daerah dan mendorong daerah untuk maju.
Baca juga : Agrinas Diyakini Lebih Gercep Bangun Kopdes
“Partai Hanura sesuai instruksi saya, harus mengubah mindset pembangunan ekonomi di daerah. Dari yang hanya menjual material dan bahan baku, menjadi memproduksi semi finished atau finished product,” sarannya.
Namun, Ketua DPD RI periode 2017-2019 itu mengingatkan, keberpihakan kepada daerah bukan berarti menjadikan faham kedaerahan atau daerahisme sebagai tujuan. Menurutnya, semangat untuk membangun dan memajukan daerah, harus dilandasi oleh rasa persatuan dan kekeluargaan sebagai sebuah bangsa.
Lebih lanjut, OSO meminta, semangat persatuan dan kekeluargaan juga menjadi landasan perjuangan seluruh pengurus dan kader Hanura di Provinsi Kaltara. Dia mendorong para pengurus DPD terus membangun sinergi dan soliditas dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC), atau pengurus tingkat kabupaten dan kota, hingga akar rumput.
Baca juga : Purbaya Pede Kita Mampu Hadapi Guncangan Global
OSO menambahkan, pembenahan struktur Hanura di tingkat akar rumput, akan berdampak positif terhadap peningkatan suara partai pada Pemilu mendatang. Dia optimis, kader-kader Hanura bisa kembali ke Senayan, guna memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah.
“DPP akan melakukan evaluasi, dan telah memiliki sistem untuk memantau proses pembentukan struktur tersebut. Ini (krpenguruaan baru) momen untuk mewujudkan masa depan yang luar biasa, demi keberhasilan perjuangan membangun daerah,” tandasnya.
Senada, Ketua DPD Hanura Kaltara, Ingkong Ala menuturkan, Musda bukan sekadar agenda lima tahunan, tapi momen untuk menyatukan langkah, memperbarui semangat juang, dan meneguhkan kembali arah perjuangan Hanura di Bumi Benuanta.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.