RM.id Rakyat Merdeka - Kehadiran Ahmad Ali di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dijadikan pemecut untuk mengalahkan Partai NasDem di Sulawesi Tengah (Sulteng). Ali sebelum lompat ke PSI merupakan pentolan NasDem di Sulteng yang melenggang ke Senayan pada periode 2014-2024.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep membakar semangat para kadernya dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI se-Sulawesi Tengah (Sulteng) di Palu, Rabu (19/11/2025). Dalam sambutannya, dengan gaya bercanda, Kaesang meminta kadernya mampu mengalahkan Partai NasDem.
“(PSI) Harus lebih baik dari partainya Pak Ahmad Ali sebelumnya (NasDem),” kelakar Kaesang Pangarep disambut tepuk tangan kader partai berlambang Gajah Belalai Merah.
Baca juga : Ayo, Teladani Semangat Para Pahlawan Nasional
Putra bungsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo itu juga bercanda terkait kehadiran kader barunya, Ahmad Ali yang menjadi Ketua Harian DPP PSI. Kaesang menantang untuk meracik strategi dan taktik pemenangan Pemilu 2029. Khususnya, untuk di Sulteng yang merupakan “kandang suara” Ahmad Ali.
“Pak Ketua Harian pasti punya target. Enggak mungkin targetnya di bawah. Targetnya ya harus menang di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Ahmad Ali, mantan politikus Partai NasDem pernah menjabat sebagai Anggota DPR dua periode, pada 2014–2024. Namun, pada Pemilu 2024, Ahmad Ali gagal kembali ke Senayan dari daerah pemilihan DKI Jakarta I.
Baca juga : Gelar RUPSLB, BSN Siap Jadi Katalis Penguat Pasar Syariah
Kaesang meyakini, jika PSI mampu menang di Sulteng, dampaknya akan positif terhadap perolehan suara partai di daerah lain. Bahkan, kata Kaesang, kemenangan di kampung halaman Ahmad Ali dapat membuka peluang PSI mengusung calon gubernur sendiri pada Pilkada 2029.
“Tapi, sebelum bermimpi menang di Pemilu 2029, PSI harus lebih dulu lolos verifikasi partai politik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU),” imbuhnya.
Untuk diketahui, PSI tercatat dua kali gagal menempatkan wakilnya di DPR. Sehingga, PSI harus kembali menjalani verifikasi faktual sebagai partai baru.
Baca juga : Konsumsi Rumah Tangga Melonjak, Pelaku Ekonomi Makin Percaya Diri Berbelanja
Verifikasi faktual meliputi pengecekan kantor tetap di setiap tingkatan kepengurusan, pemenuhan minimal 1.000 anggota yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA), serta 30 persen keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.