RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Oesman Sapta (OSO) merayakan Idul Adha 1447 Hijriah di kampung halaman, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar). Dia berharap, Idul Adha menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan toleransi beragama di Tanah Air.
OSO menunaikan salat Idul Adha bersama keluarga di Masjid Agung Oesman Al Khair, Sukadana, Rabu (27/5/2026). Salat diimami oleh Qori Internasional asal Kalbar, Mustofa T Wongso, dan khatib mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. Penceramah kondang, Ustaz Das’ad Latif juga tampak hadir dan membaur dalam jemaah.
Usai shalat dan mendengarkan khutbah, OSO diserbu ratusan jemaah yang ingin bersalaman dan foto bersama. Dia mengaku senang bisa kembali ke kampung halaman untuk merayakan hari raya bersama keluarga dan masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat Idul Adha kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kayong Utara. Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) saya bisa bersilaturahmi, insya Allah kita bisa bertemu lagi di tahun depan,” ujarnya.
Baca juga : AHY: Mari Kita Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
Mantan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu mengaku bersyukur dengan suasana kebersamaan dan toleransi beragama, yang semakin baik. Dia berharap, Idul Adha menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan toleransi beragama di Indonesia.
“Idul Adha memiliki nilai luhur dalam pembentukan karakter individu dan masyarakat, yang mengedepankan solidaritas dan sikap empatik terhadap sesama. Sikap ini penting diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2017-2019 itu juga mendapat banyak informasi saat bersilaturahmi dengan masyarakat. Dia berharap, kondisi perekonomian semakin membaik di tengah dinamisnya situasi global yang sedang terjadi.
“Situasi ekonomi saat ini, memang agak berat untuk mereka. Alhamdulillah kita bisa berkumpul di sini. Mudah-mudahan silaturahmi ini bisa memberi dukungan moril, dan tidak ada kesulitan pada hari ini. Ini adalah hari raya yang membawa kebahagiaan bagi kita semua,” tuturnya.
Baca juga : Top, Bank Mandiri Raup Laba Bersih 18,1 Triliun
Tak lupa, OSO juga mendoakan para jemaah haji Indonesia yang sedang beribadah di Tanah Suci. “Semoga saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji, bisa kembali dengan selamat, sehat, dan menjadi haji mabrur,” doanya.
Sementara itu, Mahfud MD mengajak masyarakat menghayati makna ibadah Qurban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, momen qurban merupakan bentuk taqarrub atau upaya mendekatkan diri kepada Tuhan, melalui pengorbanan demi kepentingan bangsa dan negara.
“Mari kita hayati ibadah qurban ini sebagai upaya menyempurnakan diri agar menjadi insan yang baik, hamba Allah yang bertaqwa. Jangan jadikan qurban sebagai simbol seremoni, tapi sapi yang disembelih itu memberi pesan solidaritas sosial dan berbagi,” imbuhnya.
Selain itu, lanjut Mahfud, ibadah qurban juga memberi pesan tentang menghilangkan sifat-sifat syaitoniyah yang disimbolkan dengan memyembelih binatang. “Koruptif, sewenang-wenang, sombong, flexing dan sebagainya, itu harus dibuang. Mari kita berbagi di dalam situasi ekonomi seperti sekarang,” ajaknya.
Baca juga : Perintangan Kasus CPO, Kejagung TSK-kan Mantan Komisioner Ombudsman
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Das’ad Latif memberikan apresiasi khusus kepada OSO. Dia menilai, OSO merupakan contoh nyata tokoh nasional yang tidak melupakan akar budayanya.
“Kalau beliau mau enak, Pak OSO lebih baik di Jakarta, tenang-tenang menghadapi Idul Adha. Tapi, beliau mengorbankan waktu untuk datang ke sini. Ini pesan moralnya, silakan jadi tokoh nasional, pengusaha nasional, tapi ayo balik kampung dan bangun kampung kita,” tuturnya. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.