RM.id Rakyat Merdeka - Partai Gerindra menegaskan komitmennya mengelola bantuan keuangan partai politik (parpol) secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bendahara Umum DPP Partai Gerindra, Satrio Dimas Adityo mengungkapkan, pada tahun 2025 Partai Gerindra menerima bantuan keuangan dari Pemerintah sekitar Rp 20,1 miliar.
Dia mengatakan, sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk memperkuat kaderisasi dan meningkatkan kualitas pendidikan politik.
“Anggaran walikota kami gunakan untuk pendidikan politik, membangun kesadaran berpolitik, berpartai, serta memperkuat ideologi kebangsaan,” kata Satrio, Minggu (2/8/2026).
Satrio anggota program partai yang dibiayai dari duit bantuan Pemerintah. Di antaranya pelatihan kader, rekrutmen dan seleksi kader di daerah, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), kegiatan organisasi sayap partai, hingga peringatan Hari Ulang Tahun Partai Gerindra.
Baca juga : Targetkan Masuk 4 Besar, PAN NTB Instruksikan Relawan Kawal TPS
“Sebanyak 88 persen di antaranya dipilih untuk program pendidikan politik,” ujarnya.
Menurut Satrio, seluruh penggunaan anggaran didukung sistem administrasi yang tertib dan terdokumentasi dengan baik. Setiap kegiatan dicatat, dilaporkan, serta dipertanggungjawabkan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan Kementerian Dalam Negeri.
“Termasuk kelengkapan administrasi peserta,” ujarnya.
Pada 2026 ini standar tata kelola tersebut akan terus dipertahankan dalam pengelolaan bantuan keuangan partai oleh Pemerintah. Dia mengatakan, Partai Gerindra juga memperluas program pelatihan kader melalui kegiatan Laskar Gerindra yang saat ini berlangsung di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten sebelum diperluas ke daerah lainnya.
Satrio mengimbau seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra di Indonesia menerapkan prinsip yang sama dalam mengelola bantuan politik dari APBD. Dengan begitu, kata dia, kepercayaan publik terhadap partai politik, terutama kepada Partai Gerindra, akan terus meningkat.
Baca juga : Danantara Support Rencana ASDP Tambah Puluhan Kapal
“Kami ingin masyarakat mengetahui secara terbuka dana yang kami terima, bagaimana digunakan, dan bagaimana dipertanggungjawabkan,” tandasnya.
Senada, Ketua Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DPP Partai Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya menegaskan, keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dari tata kelola partai yang modern, profesional, dan bertanggung jawab. Transparansi, kata dia, menjadi instrumen untuk memastikan setiap dana bantuan politik digunakan sesuai peruntukannya dan terhindar dari potensi penyalahgunaan.
“Seluruh dana bantuan politik yang bersumber dari APBN selalu kami laporkan secara terbuka melalui kanal resmi Partai Gerindra,” kata Danang pada acara Penyampaian dan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun Anggaran 2026 di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Dia mengatakan, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai penggunaan anggaran, laporan pertanggungjawaban, hingga hasil audit yang dilakukan akuntan publik maupun pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kata dia, Partai Gerindra secara konsisten mempublikasikan berbagai dokumen dan informasi terkait pengelolaan bantuan keuangan partai melalui situs resmi dan media sosial partai.
“Langkah ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas, sekaligus memberikan akses informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca juga : Semangat Belajar Biar Pintar Dan Jadi Menteri
Menurut Danang, penandatanganan BAST bukan sekadar memenuhi mekanisme penyaluran bantuan keuangan partai politik, tetapi juga menjadi penegasan komitmen Gerindra dalam mengelola dana publik secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Transparansi bukan hanya kewajiban administratif, tapi juga bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap tata kelola partai politik,” katanya.
Danang menambahkan, melalui keterbukaan informasi yang terus diperkuat, bantuan keuangan negara diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal. “Yaitu untuk mendukung pendidikan politik masyarakat sekaligus memperkuat kelembagaan partai,” tandasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.