Dark/Light Mode

Targetkan Masuk 4 Besar, PAN NTB Instruksikan Relawan Kawal TPS

Senin, 3 Agustus 2026 06:45 WIB
Koordinator Wilayah DPP PAN untuk Bali dan NTB, Muazzim Akbar. (Foto: Instagram/muazzim.akbar)
Koordinator Wilayah DPP PAN untuk Bali dan NTB, Muazzim Akbar. (Foto: Instagram/muazzim.akbar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) mengukuhkan 1.500 relawan PAN Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya PAN dalam memperkuat konsolidasi, sekaligus strategi pemenangan Pemilu 2029.

Koordinator Wilayah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN untuk Bali dan NTB, Muazzim Akbar menyatakan, PAN memiliki target besar pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Menurut dia, partai berlambang Matahari itu menargetkan meraih peringkat empat nasional, agar bisa mengusung calon presiden maupun wakil presiden pada Pemilu Presiden (Pilpres) mendatang. 

“Secara nasional, PAN menargetkan memperoleh 65 hingga 70 kursi di DPR. Dengan begitu, PAN agar bisa memiliki posisi strategis dalam mengusung calon presiden maupun wakil presiden,” ujarnya usai mengukuhkan 1.500 relawan di Lombok Barat, NTB, Sabtu (1/8/2026). 

Muazzim menambahkan, target utama partai untuk Pemilu 2029 adalah mencalonkan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, sebagai calon presiden atau wakil presiden. Karenya, dia meminta seluruh kader PAN di semua tingkatan, untuk memenangkan Pileg 2029. 

Baca juga : Danantara Support Rencana ASDP Tambah Puluhan Kapal

“Untuk bisa mencalonkan presiden atau wakil presiden, kami harus bisa menang di setiap level terlebih dahulu. Kami terus melakukan konsolidasi dan membangun kekuatan di semua tingkatan, agar bisa memenangkan Pileg mendatang,” ucapnya.

Muazzim menjelaskan, para relawan yang dikukuhkan pihaknya tersebut merupakan perwakilan dari tiga wilayah di Pulau Lombok, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Lombok Barat. Menurut dia, jumlah relawan yang dikukuhkan akan terus bertambah, untuk mencapai target kemenangan di Pileg mendatang. 

“Yang kita kukuhkan hari ini 1.500 orang. Tapi, untuk tiga wilayah ini nantinya kita siapkan 4.000 orang,” terangnya. 

Para relawan tersebut, sambung Muazzim, memiliki sejumlah tugas, mulai dari konsolidasi, sosialisasi, hingga menjadi saksi di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Karena target kami tinggi, basis relawan yang disapkan satu relawan per TPS. Jadi, setiap TPS ada relawan PAN,” tegasnya. 

Baca juga : Semangat Belajar Biar Pintar Dan Jadi Menteri

Pada Pemilu 2024, tambah dia, terdapat 12 ribu lebih TPS di Pulau Lombok. Jika masing-masing relawan berhasil merekrut 10 orang, maka potensi suara PAN bisa menjadi 360.000 suara di Pulau Lombok. 

“Tapi, perjuangan politik PAN tidak semata-mata mengejar kemenangan elektoral. Kami akan tetap fokus untuk menghadirkan keadilan sosial dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia,” imbuhnya. 

Lebih lanjut, Muazzim mengatakan, pihaknya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi seluruh relawan agar bisa berkomunikasi dengannya dan seluruh pengurus PAN di daerah. Utamanya, dalam mempersiapkan konsolidasi politik Pemilu 2029. 

“Tujuan akhir perjuangan ini, menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. 

Baca juga : Bahaya Nih, Pengunjung Rawan Tercebur Ke Kali

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Lombok, Barat Munawir Haris menegaskan, partainya telah memutus komunikasi dengan Bupati Lombok Barat nonaktif, Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Menurut dia, LAZ telah dipecat secara tidak hormat dari keanggotaan partai, lantaran terjerat kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Munawir menegaskan, keputusan itu merupakan langkah internal partai dalam menyikapi proses hukum yang sedang berlangsung. “Secara partai, kami sudah tidak berhubungan lagi dengan Pak LAZ,” ujarnya. 

Namun begitu, dia mengaku prihatin atas kasus hukum yang menimpa mantan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN NTB itu. “Sebagai Kader partai saya prihatin terhadap kasus yang menimpa. Tapi, persoalan hukum harus disikapi secara tegas, ini tidak bisa kami nafikan,” ucapnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.