RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) optimis mengantarkan kader ke Senayan pada Pemilu 2029 nanti. Pasalnya, basis suara atau pemilih di Provinsi Sulsel masih solid, dan internal PPP terus bersiap untuk menghadapi kontestasi demokrasi mendatang.
Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara menyatakan, pihaknya fokus membangun pondasi organisasi, untuk menghadapi pertarungan elektoral ke depan. Menurutnya, DPW PPP Sulsel melakukan konsolidasi dan pembenahan internal di seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) atau pengurus tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Sulsel.
“Arahan yang paling utama, memperkokoh dan memperbaiki struktur hingga ke tingkat ranting. Sebab, tantangan di Pemilu nanti adalah verifikasi faktual. Jadi, kami harus memperkuat struktur,” ujar Ilham di Makassar, Sulsel, dikutip Jumat (28/8/2026).
Dia menerangkan, DPW PPP Sulsel turun langsung menemui jajaran DPC, untuk melakukan penataan organisasi. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari persiapan penyelenggaran Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP di seluruh daerah.
Baca juga : Harbolnas 2026 Siap Kerek Ekonomi Ke Level 6 Persen
Pembenahan DPC, lanjut Ilham, bukan sekadar tentang pergantian kepengurusan. Pihaknya akan memastikan setiap daerah memiliki kepemimpinan yang solid, serta mampu bekerja untuk mendongkrak suara partai pada Pemilu mendatang.
“Indikator kepengurusan ke depan, suara partai meningkat atau jumlah kursi bertambah,” imbuhnya.
Ilham menambahkan, DPW PPP Sulsel akan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), untuk merumuskan strategi pemenangan Pemilu 2029. Pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap para kader yang tidak aktif, agar tidak mengganggu tahapan konsolidasi yang sedang berjalan.
“Para pengurus DPC yang telah menerima Surat Keputusan (SK), diminta menuntaskan pembentukan struktur hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting. Kader-kader yang kurang maksimal, harus segera diganti. Sebab, tantangan PPP ke depan adalah lolos verifikasi faktual,” tuturnya.
Baca juga : Gelar Eco RunFest Ke-13, Pertamina Gaspol 7 Aksi Nyata Jaga Lingkungan
Lebih lanjut, Ilham menekankan, mesin partai tak boleh hanya kuat di tingkat provinsi, tapi juga harus hidup hingga ke desa dan kelurahan atau tingkat ranting. Dia mengakui, sebanyak 8 DPC belum merampungkan kepengurusan, karena menjadi bagian dari strategi konsolidasi yang sedang dijalankan.
“Delapan daerah itu sengaja ditahan, untuk persiapan Pemilu 2029. Di sana ada faktor X PPP. Ada hal-hal menarik yang sedang kami siapkan,” jelasnya.
Soal target kursi Dewan, ungkap Ilham, pihaknya tak sekadar menargetkan mempertahankan kursi pimpinan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, tapi juga menambah jumlah kursi legislatif di semua tingkatan. Dia optimis, PPP Sulsel juga akan mengirim kader ke Senayan pada Pemilu mendatang.
“Soal target, kami akan meningkatkan capaian periode sebelumnya. Kami telah memetakan tambahan jumlah kursi legislatif di daerah, serta menyiapkan kader yang akan menduduki kursi Dewan di Senayan. PPP masih memiliki basis pemilih yang solid,” tandasnya.
Baca juga : AS Kuras Gaji Tentara
Terpisah, Ketua DPC PPP Kabupaten Jeneponto, Imam Taufiq Bohari memastikan, pihaknya terus melakukan pembenahan dan konsolidasi internal di semua tingkatan. Struktur partai diperkuat mulai dari tingkat DPC, PAC hingga Ranting di tingkat desa dan kelurahan.
“Konsolidasi tidak hanya diarahkan untuk menghadapi agenda politik dan Pemilu. Kami membangun kembali militansi kader, sekaligus memperkuat hubungan partai dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Imam, kekuatan utama partai bukan hanya terletak pada jumlah kursi di legislatif, tapi juga kekuatan akarnya di tengah masyarakat. “Kita boleh berbeda dalam pandangan, tapi jangan berbeda dalam tujuan. Tujuan kita sama, membesarkan PPP dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Jeneponto,” tandasnya. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.