RM.id Rakyat Merdeka - Penguatan peran ayah dinilai penting dalam membangun keluarga yang kokoh dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
Karena itu, Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPP PKS menggelar Training for Trainer (TFT) Forum Ayah Nasional untuk memperkuat peran ayah dalam pengarusutamaan keluarga.
Kegiatan bertema “Membangun Pemimpin Keluarga, Menggerakkan Perubahan Bangsa” itu diikuti pengurus Forum Ayah dari seluruh Indonesia, baik secara langsung maupun melalui kanal Zoom, pada Kamis-Jumat (1-2/10/2026).
Sekretaris Bipeka Iis Istiqomah mengatakan, Forum Ayah diharapkan dapat mendorong para ayah untuk menjadi penggerak terbentuknya keluarga berkualitas, khususnya di lingkungan keluarga PKS.
Baca juga : Blended Family Islamic Financial Planning untuk Ketahanan Keluarga
“Kami sangat berharap bahwa para ayah di sini menjadi pendukung agar keluarga-keluarga PKS menjadi keluarga berkualitas,” ujar Iis dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua DPP Bidang Perempuan dan Keluarga Eko Yuliarti Siroj menyampaikan materi Sosialisasi Pengarusutamaan Keluarga pada sesi pertama.
Eko menekankan pentingnya pengarusutamaan keluarga di tengah berbagai agenda global yang dinilai dapat memengaruhi nilai dan institusi keluarga.
“Agenda gender global membawa perubahan struktural yang secara sistematis mendekonstruksi nilai-nilai dasar keluarga. Karenanya, pengarusutamaan keluarga hadir sebagai benteng peradaban, bukan sekadar konsep reaktif melainkan strategi proaktif dan komprehensif mengembalikan tatanan keluarga pada fitrahnya,” ujarnya.
Baca juga : PNM dan KPPPA Dorong Ketahanan Keluarga melalui Pemberdayaan Ibu
Menurut Eko, pengarusutamaan keluarga bertujuan melahirkan keluarga berkualitas yang mampu menjalankan fungsi keluarga secara optimal, mewujudkan kehidupan keluarga yang sakinah berlandaskan nilai-nilai Islam, memiliki ketahanan keluarga yang kuat, serta berkontribusi nyata bagi dakwah, masyarakat, dan bangsa.
“Jadi hadirnya Forum Ayah adalah untuk mengembalikan pandangan keluarga kepada fitrahnya dan membangun benteng pertahanan menghadapi tantangan global,” jelasnya.
Dalam konteks tersebut, ayah sebagai pemimpin keluarga memiliki peran penting untuk menghindari kerancuan peran, membangun kemitraan strategis dengan ibu, serta hadir secara emosional bagi keluarga.
Dengan demikian, keluarga yang kokoh diharapkan dapat terbentuk dan turut menggerakkan perubahan bangsa.
Baca juga : Nasyiatul Aisyiyah Pilar Strategis Pemberdayaan Perempuan Dan Ketahanan Keluarga
“Jadi yang diharapkan dari kokohnya keluarga kita adalah bagaimana kebaikan yang ada di dalam rumah itu bisa dibawa oleh seluruh anggota keluarga keluar rumah, menjadi keteladanan di masyarakat, dan berkontribusi kepada bangsa,” pungkas Eko.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.