BREAKING NEWS
 

Rapikan Struktur Kepengurusan

Task Force Minta Kader Hanura Aceh Tingkatkan Daya Juang

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 6 Oktober 2026 06:34 WIB
Ketua Tim Task Force sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Patrice Rio Capella saat memimpin Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPP Hanura se-Provinsi Aceh, Rabu (30/9/2026). Foto: Hanura

RM.id  Rakyat Merdeka - Mesin politik Partai Hanura terus dipanaskan menghadapi tahun politik 2029. Task Force DPP Hanura turun langsung ke Aceh untuk memperkuat struktur partai sekaligus mengejar target satu kursi di Senayan.

Ketua Tim Task Force sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan, konsolidasi di Aceh merupakan bagian dari agenda nasional untuk membenahi struktur partai menjelang Pemilu 2029.

Dia bilang, Task Force diturunkan untuk melihat langsung kondisi organisasi sekaligus mendengarkan kesiapan pengurus di daerah. Aceh, menjadi provinsi ke-20 dari 38 provinsi yang akan disambangi Tim Task Force dalam rangkaian konsolidasi nasional.

“Bagi Hanura ini penting karena kita mengevaluasi perjalanan partai ini dari lima tahun belakangan. Ternyata memang kepengurusannya di Aceh tidak lengkap dan struktur tidak solid seperti sekarang,” ujar Patrice usai memimpin Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPP Hanura se-Provinsi Aceh, Selasa (6/10/2026).

Karena itu, pembenahan organisasi menjadi pekerjaan utama Hanura pada 2026. Di Aceh, terdapat 23 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang harus diperkuat. Seluruh struktur tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dekat. “Harapan kita bahwa akhir Oktober semua rampung selesai 100 persen,” katanya.

Patrice menjelaskan, pembenahan tidak berhenti pada tingkat DPC. Hanura juga mendorong penguatan struktur hingga tingkat kecamatan melalui Pimpinan Anak Cabang (PAC). Langkah ini dinilai penting untuk menghidupkan kembali mesin partai di daerah yang selama ini belum maksimal.

Baca juga : Survei LKPI: Gerindra Unggul, PSI Lampaui Demokrat

Yanura, kata Patrice, menyiapkan struktur organisasi di 7.300 kecamatan dan 514 kabupaten/kota secara nasional. Struktur tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan verifikasi partai politik, tetapi juga dipersiapkan menghadapi Pemilu 2029.

“Persiapan Pemilu 2029 itu bukan disiapkan enam bulan sebelumnya, tapi dimulai pada hari ini dengan menyiapkan mesin politiknya lebih sehat, lebih punya daya juang dan punya otot untuk menghadapi pertarungan 2029,” tegasnya.

Setelah struktur partai diperkuat, Hanura bakal melanjutkan langkahnya dengan melakukan penjaringan bakal calon legislatif pada 2027. Setiap struktur diberikan kesempatan mencari dan mengusulkan nama-nama kader yang dinilai siap bertarung pada Pemilu 2029.

Menurut Patrice, proses tersebut perlu dilakukan lebih awal karena Hanura harus menyiapkan calon legislatif yang benar-benar siap di setiap daerah pemilihan, termasuk untuk perebutan kursi DPR RI.

Adsense

Khusus Aceh, Hanura membidik minimal satu kursi DPR RI. “Ada dua dapil di sini dan kami targetkan satu dapil itu Hanura bisa mengirimkan kader terbaik kita di Aceh untuk masuk ke Senayan,” ujarnya, optimistis.

Guna mendukung penguatan struktur tersebut, DPP Hanura juga memberikan bantuan Rp205 juta untuk dibagi kepada DPC dan PAC di seluruh Provinsi Aceh.

Baca juga : Presiden Setujui Bantuan Rumah Rusak Berat Naik Jadi Rp 70 Juta, Safrizal: Ini Kabar Baik

Bantuan antara lain digunakan untuk mencari calon pengurus, membuka rekening bank atas nama Partai Hanura serta memasang papan nama Partai agar lebih dikenal luas oleh masyarakat Patrice mengatakan, dukungan tersebut diberikan karena kondisi perolehan kursi Hanura di Aceh masih belum merata.

Saat ini terdapat 21 anggota DPRD yang tersebar di tujuh kabupaten/kota. Artinya, masih ada 16 kabupaten/kota yang belum memiliki kursi Hanura.

“Oleh karena itu tentu DPP memberikan perhatian kepada teman-teman semuanya, walaupun yang tidak punya kursi itu kursinya lebih besar. Karena tugasnya adalah satu, mereka membentuk PAC yang selama ini mungkin mesinnya sudah mogok atau mati, kita minta di kecamatan itu mereka hidupkan,” katanya.

Ketua DPD Hanura Aceh Aswin Surya menyambut optimistis konsolidasi yang dilakukan Task Force. Dia yakin target pembentukan struktur DPC dan PAC dapat diselesaikan sesuai tenggat waktu yang ditentukan.

“Dengan melihat semangat kawan-kawan hari ini, apalagi dengan kedatangan tim Task Force, saya yakin target-target kita dalam bulan Oktober ini DPC 100 persen, PAC 100 persen akan terpenuhi,” ujar Aswin.

Aswin juga menyatakan kesiapannya membawa kader Hanura Aceh menuju Senayan. Dia yakin perubahan yang dilakukan partai, ditambah semangat kader di daerah, menjadi modal untuk merebut kursi DPR RI.

Baca juga : Panja RUU Pemilu Resmi Dibentuk, Aroma 2029 Mulai Panaskan Senayan

“Siap. Kita lihat modal dari kawan-kawan kita, semangat kawan-kawan kita. Apalagi dengan warna baru sekarang Hanura, lambang baru, saya yakin paling minimal satu kursi insyaallah kita harapkan dapat,” tegasnya.

Tak hanya DPR RI, Hanura Aceh memasang target empat kursi DPR Aceh (DPRA) pada Pemilu 2029. Target tersebut disusun berdasarkan pemetaan internal terhadap daerah pemilihan yang ada di Aceh.

“Untuk DPRA kita empat kursi target, karena hasil pemetaan dari dapil-dapil sudah empat kursi,” tandas Aswin.

Adapun kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Task Force DPP Hanura, Phil Hanurani Prajanto, Bendahara Task Force Indah Sri Rezeki, serta empat anggota Task Force, Ratna Ester Lumban Tobing, Yossie Indra Pramana, Che Raihan, dan Yusuf. Selanjutnya Tim Task Force bakal melanjutkan konsolidasi di Riau, Maluku, Sulawesi, hingga Papua.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense